Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Gubernur Janji Tak Ikut Campur Pemilihan Ketua KONI

Administrator • Selasa, 19 Januari 2021 | 12:53 WIB
DUKUNGAN BESAR: Gubernur NTB H Zulkieflimansyah didampingi istri Hj Niken Saptarini Widwayati saat disambut Duta Besar Indonesia untuk Malaysia Rusdi Kirana di Kedutaan Besar Indonesia di Kuala Lumpur, Senin (25/2).
DUKUNGAN BESAR: Gubernur NTB H Zulkieflimansyah didampingi istri Hj Niken Saptarini Widwayati saat disambut Duta Besar Indonesia untuk Malaysia Rusdi Kirana di Kedutaan Besar Indonesia di Kuala Lumpur, Senin (25/2).
MATARAM-Masa jabatan ketua KONI NTB akan berakhir Agustus mendatang. Sejumlah tokoh dikabarkan tertarik maju mencalonkan diri sebagai ketua KONI NTB.

Terkait pencalonan ketua KONI NTB, Gubernur H Zulkieflimansyah tidak akan ikut campur dalam proses pemilihan ketua KONI selanjutnya. "Banyak (tokoh) yang mampu. Kita serahkan sepenuhnya kepada anggota KONI. Ngga ada drop-dropan," ujar Gubernur NTB H Zulkieflimansyah kepada Lombok Post, Senin (18/1).

Menurut gubernur, sektor olahraga tidak bisa didikte. Harus diisi orang-orang yang betul-betul memahami dunia olahraga dan bisa menjaga kekompakan serta memelihara kebersamaan seluruh elemen olahraga.

Hingga saat ini sejumlah nama sudah mencuat sebagai kandidat calon ketua KONI NTB. Di antaranya H Firadz Pariska, H Lalu Winengan, Faurani, dan Nurdin Ranggabarani.

Meski namanya muncul sebagai calon ketua KONI NTB, Firadz yang kini menjabat ketua KONI Mataram memastikan tidak akan ikut dalam pencalonan. "Saya ingin fokus di Mataram dulu. Saya dilantik belum ada setahun. Masih banyak program yang harus saya tuntaskan di Mataram," katanya.

Nurdin Ranggabarani yang dikonfirmasi Koran ini tidak mau berkomentar banyak terkait informasi dirinya akan mencalonkan diri sebagai ketua KONI NTN. "Siap," jawab Nurdin melalui pesan singkat.

Ketua Dewan Penasihat KONI NTB H MNS Kasdiono mengatakan, NTB memiliki banyak tokoh yang mampu menangani sektor olahraga melalui KONI NTB. Siapa pun bisa mencalonkan diri, namun harus sesuai aturan. Dimana pejabat publik seperti ASN dan anggota DPRD tidak diperkenankan maju. "Dalam aturan jelas tidak boleh rangkap jabatan. Ini yang harus diperhatikan baik-baik," ujarnya. (puj/r8) Editor : Administrator
#Gubernur Zulkieflimansyah #Faurani #ketua KONI NTB #Nurdin Ranggabarani #HL Winengan #Firadz Pariska