Ketua PASI Kota Bima H. Alwi Yasin mengatakan, penjaringan atlet harus dimulai dari usia TK hingga SMA. Ini untuk semua nomor atletik, mulai dari lari, lompat hingga lempar. ’’Penjaringan atlet ini akan kita lakukan melalui kegiatan pekan atletik,” katanya pada Radar Tambora.
Penjaringan ini melalui pengelompokkan usia. Ini dimaksudkan untuk menentukan pola latihan dan pembinaan. Karena setiap usia memiliki pola pelatihan yang berbeda. “Tidak bisa kita latih sama, antar usia 6 tahun dengan 12 tahun,” jelas Alwi.
Dia menjelaskan kemampuan fisik anak bebeda. Untuk anak usia dini akan lebih ditekankan menanam kecintaan pada dunia atletik. Setelah itu baru dalam bentuk pembinaan prestasi bakat dan minat.
“Kalau mereka sudah memiliki minat, baru kita lanjutkan dengan meningkatkan kemampuan mereka dengan pola latihan yang berbeda,” bebernya ditemui usai rapat di Sekretariat KONI Kota Bima.
Seleksi nantinya melalui kompetisi pelajar. Setiap sekolah, mulai TK hingga SMA mengutus siswanya untuk mengikuti kejuaran tersebut. Khusus siswa tingkat SMP dan SMA harus memenuhi beberapa kriteria untuk ikut bertanding. Diantaranya, tinggi badan, kemampuan fisik, dan lain-lain. “Mereka yang lolos akan dibina secara khusus,” beber Staf Ahli Wali Kota Bima ini.
Kejuaran semacam ini tidak hanya dilaksanakan sekali. Akan diagendakan dua hingga tiga kali setahun. Tergantung ketersediaan anggaran. (nk/r8) Editor : Redaksi Desain Grafis