"Ada tiga pecatur junior yang kita turunkan. Ini berdasarkan hasil evaluasi yang sudah dilakukan," kata Sekretaris Pengprov Percasi NTB Miftahurrahman, kemarin (21/11).
Tiga pecatur junior yang diturunkan adalah Bani Madya Alsuras asal SMAN Labuhan Haji, Lombok Timur; Imanuel Dave S asal SMAN 1 Sumbawa Besar; dan Alpha Ivan Nafis asal SDN 2 Kotaraja, Sikur, Lombok Timur. Mereka akan bersaing dengan 262 atlet dari 27 provinsi. "Mereka bertiga kita turunkan dalam rangka menjalankan program kerja," jelasnya.
Percasi NTB memiliki program pembinaan dan pembibitan pecatur muda. Selain menjaring melalui kompetisi lokal, pecatur junior yang sudah lolos. Kemudian dikirim mengikuti kejuaraan nasional. Tujuannya agar mereka mendapatkan jam dan pengalaman bertanding.
"Semakin banyak bertanding semakin bagus. Karena peringkat catur juga dilihat dari jumlah pertandingannya," ujarnya.
Saat ini Percasi NTB baru bisa mengirimkan tiga pecatur. Mereka akan turun di kategori catur klasik. Namun di kejurnas atau event nasional selanjutnya, Percasi menargetkan bisa mengirim lebih banyak pecatur junior.
"Tahun depan Percasi NTB akan berusaha maksimal mengirim lebih banyak lagi pecatur junior. Dengan tujuan memberikan kesempatan bertanding pada atlet dan regenerasi atlet catur NTB," ujarnya.
"Mohon doa dan dukungan masyarakat NTB semoga atlet junior NTB meraih prestasi maksimal," tambah dia. (puj/r8) Editor : Redaksi