Dua atlet asal Mataram yang meraih juara pertama adalah Raka pada kategori usia 12 tahun (KU-12) dan Dibbyaro pada KU-18. Dibbyaro sebelumnya masuk dalam tim tenis lapangan NTB untuk PON Papua. ”Ini sejarah bagi Pelti Mataram,” katanya.
Sebelumnya, atlet-atlet tenis Mataram belum pernah meraih juara pertama dalam kejuaraan tersebut. Prestasi tertinggi yang diraih hanya menjadi finalis atau juara dua.
Selain dua atlet asal Mataram, atlet asal Lombok Utara juga meraih juara pertama. Petenis putri Lombok Utara Ribby mendapatkan juara pertama pada kategori KU 16 tahun. Kemudian atlet Mataram lain yang meraih juara kedua, yakni Vikenzo dan Arif Wicaksono.
Budi mengatakan, Kejurnas ini ajang untuk melihat kemampuan atlet junior. Terlebih kejurnas ini menjadi kejuaraan perdana setelah dua tahun sempat vakum karena pandemi. ”Hasilnya bagus. Atlet junior dapat prestasi sekaligus menambah pengalaman mereka,” ujarnya.
Kejurnas Piala Peltha XXVI/2022 diikuti 15 provinsi dan emperandingkan lima kategori. Yakni KU-10, KU-12, KU-14, KU-18, dan KU-16 (putri). (puj/r8) Editor : Redaksi Desain Grafis