Jamuhur menjelaskan, Pertina NTB menargetkan tiga petinju bisa mengamankan tiket dari Pra-PON tahap II tersebut. Jika target bisa dipenuhi maka ada lima petinju yang bakal turun di PON Aceh-Sumatera Utara 2024. ”Dua petinju sudah lolos, jadi untuk melengkapi target kita ada tiga petinju tambahan yang bisa lolos,” katanya.
Pertina NTB menurunkan lima petinju di Pra-PON tinju tahap kedua. Terdiri dari tiga petinju putra dan dua petinju putri. Tiga petinju putra yang diturunkan adalah Agus Surya Belas di kelas 46-48 kilogram. Muhamad Nizam Afkari di kelas 48-51 kilogram. Saputra Samada di kelas 67-71 kilogram. Ketiganya merupakan peraih medali di Porprov XI NTB. Agus dan Nizam peraih medali perak. Sedangkan Saputra Samada menjadi juara di kelasnya.
Sementara itu, dua petinju putri yang diturunkan adalah Sinta Agustini di kelas 48-50 kilogram dan Cindy Taolani di kelas 66-70 kilogram. Keduanya peraih medali emas Porprov XI. ”Peluang untuk lolos itu ada. Karena persaingan sudah tidak seketat Pra-PON tahap I. Semoga apa yang menjadi target bisa tercapai,” tandasnya.
Untuk diketahui, NTB sudah meloloskan dua petinju putri. Yakni Endang di kelas 45-48 kilogram dan Huswatun Hasanah di kelas 57-60 kilogram. Keduanya menyumbang medali emas bagi NTB di PON Papua lalu. (puj/r12)
Editor : Redaksi Lombok Post