LombokPost--Cabang olahraga (cabor) Voli Pasir menjadi salah satu cabor yang ditargetkan medali emas bagi NTB di PON Aceh-Sumatera Utara XXI/2024.
Mengacu pada tiga gelaran PON terakhir, voli pasir NTB konsisten meraih medali emas. ”Dari hasil klinis dengan pelatih, targetnya satu medali emas. Ini sama dengan capaian PON Papua,” ujar Wakil Ketua KONI NTB Agus Suharyan.
Menurut Agus, target satu medali emas ini cukup realistis. Karena hanya ada dua medali emas yang diperebutkan dari cabor voli pasir di PON nanti.
”Minimal mempertahankan prestasinya,” cetusnya.
Untuk diketahui, tradisi medali emas voli pasir dimulai sejak PON Riau XVIII/2012, voli pasir meraih medali emas melalui pasangan Dhita Juliana dan Putu Dini Jasita Utami.
Prestasi ini mampu dipertahankan Dhita/Dini di PON Jawa Barat XIX/2016.
Kemudian di PON Papua XX/2021, giliran pasangan Allysah Muktaharah dan Desi Ratnasari yang menyumbangkan medali emas bagi NTB.
Bahkan pada edisi ini, tim putra NTB juga berhasil meraih medali perak melalui pasangan Danangsyah Yudistira Pribadi dan Tio Kesuma.
Pasangan ini kalah di pertandingan puncak.
Pada PON Aceh-Sumatera Utara XXI/2024, tiga pasangan memiliki misi penting untuk mempertahankan capaian ini.
Tiga pasangan yang akan diturunkan adalah dua pasangan putra dan satu putri. Tim putra NTB diperkuat pasangan I Komang Aditya dan Ade Dimas Septiano serta pasangan I Nyoman Adi Putra dan Sofyan Rachman Effendi. Sedangkan dari sektor putri, NTB akan menurunkan pasangan Ni Komang Putri Sri Dewi dan Aldha Permatasari.
Komposisi tim yang diturunkan berpotensi meraih medali emas. Pasangan Aditya/Dimas sudah memiliki pengalaman turun di PON Papua.
Sementara pasangan Adi/Sofyan juga berpeluang. Terlebih Sofyan yang masuk dalam jajaran pemain timnas voli pasir dan kerap meraih prestasi internasional.
”Porsi latihan atlet voli pasir saya lihat cukup berat. Semoga di PON nanti bisa menyumbangkan satu medali emas bagi NTB,” tandasnya. (puj/r12)
Editor : Kimda Farida