LombokPost-Usai sudah perjalanan Shin Tae-yong menangani Indonesia. Ini setelah PSSI resmi mengumumkan pemecatan pelatih berlebangsaan Korea Selatan tersebut pada Senin (6/1/2025).
Dijagat dunia maya pemecatan pelatih yang akrab disapa STY ini cukup mendapat perhatian. Bahkan ada tedapat tagar Hari Patah Hati Nasional.
Disamping itu banyak juga netizen yang mempertanyakan apa dasar pemecaran STY.
''Dikasih target 8 besar AFC U-23, berhasil lampaui target. Dikasih target trial pemain di AFF Cup juga dijalani. Dikasih target lolos ke round 4 Kualifikasi WC 2026 juga sedang on going, masih on the track,'' bunyi laman facebook Galeri Sepak Bola Nasional.
''Pemain kompak, manajer timnas kompak, tim pelatih kompak, tim medis kompak. Kalau benar diganti dasarnya apa...?"
Dari pihak PSSI menerangkan, keputusan ini dibuat berdasarkan pertimbangan yang panjang dan matang serta evaluasi yang dilakukan oleh PSSI dan Badan Tim Nasional secara menyeluruh terhadap performa Tim dan tujuan jangka panjang yang ingin dicapai oleh Tim Nasional Sepakbola Indonesia.
PSSI berterima kasih dan menghargai semua kontribusi yang telah diberikan bagi pembangunan Tim Nasional Sepakbola Indonesia. PSSI berharap yang terbaik bagi Shin Tae-yong untuk ke depannya.(***)
Editor : Alfian Yusni