Lombok Post- Real Madrid secara resmi menawarkan pemutusan kontrak dini kepada David Alaba sebagai bagian dari rencana restrukturisasi skuad. Real Madrid mengambil langkah ini karena gaji tinggi dan rentetan cedera yang membuat Alaba tidak lagi jadi pilihan utama di lini pertahanan.
Situasi David Alaba di Real Madrid semakin tidak nyaman. Dengan pemutusan kontrak Alaba yang ditawarkan, klub berharap bisa memangkas beban gaji dan memberi ruang bagi bek baru seperti Trent Alexander-Arnold dan Dean Huijsen.
Real Madrid kian serius soal pemutusan kontrak Alaba setelah musim panjang cedera dan performa menurun.
Baca Juga: Vinicius dan Real Madrid Memanas Karena Tuntutan Gaji
Usaha Real Madrid menawarkan pemutusan kontrak Alaba sempat ditolak oleh pemain. Alaba memilih menghormati kontraknya hingga Juni 2026 dan berfokus pada pemulihan fisik demi peluang tampil di Piala Dunia 2026 bersama Austria.
Namun Real Madrid tetap menimbang pemutusan kontrak Alaba sebagai opsi untuk mengurangi beban gaji sekitar €19–22 juta per musim.
Klub juga telah menurunkan Alaba ke urutan bek kelima di bawah Rüdiger, Huijsen, Militão, dan Asencio dalam struktur tim Xabi Alonso.
Baca Juga: Manajemen Real Madrid Enggan Menambah Pemain Tengah, Xabi Alonso Beri Peringatan !
Penawaran pemutusan kontrak ini mencakup paket kompensasi senilai sekitar setengah gaji tahunan. Jika Alaba menerima, Real Madrid dapat segera memaksimalkan slot untuk pemain baru dan pembaruan strategi pertahanan.
Real Madrid menawarkan pemutusan kontrak pada Alaba sebagai bagian dari strategi menyegarkan pertahanan dan memangkas beban finansial.
Namun penolakan Alaba menunjukkan komitmen kuatnya untuk menyelesaikan kontrak dan kembali pulih performa.
Baca Juga: Ballon d'Or 2025, Dembele, Yamal, hingga Salah Jadi Kandidat Kuat!
Editor : Pujo Nugroho