LombokPost - Kesuksesan Lombok Timur menjadi juara umum di ajang Kejuaraan Daerah (Kejurda) Atletik 2025 tidak lepas dari peran penting Klub Atletik Kijang Rinjani.
Klub yang dilatih oleh Hairurrohman, atau akrab disapa Ben, ini menyumbangkan sebagian besar medali emas yang mengantarkan Lombok Timur ke puncak klasemen.
"Alhamdulillah bangga dengan capaian anak-anak. Ini berkat kerja keras mereka selama latihan. Terbayar di Kejurda," ujar Ben.
Ia menjelaskan, kerja keras para atlet Kijang Rinjani memang membuahkan hasil yang membanggakan bagi Lombok Timur.
Ben menyebutkan empat atlet andalan dari Klub Atletik Kijang Rinjani yang tampil gemilang. Mereka adalah Satria Hamzanwadi, Ilwandi Sukmana, Ahmad Taka, dan Fahri Husni. Keempatnya menjadi pahlawan bagi kontingen Lombok Timur di ajang Kejurda Atletik 2025.
Satria Hamzanwadi menyumbang dua medali emas dari nomor 800 meter putra senior. Dengan catatan waktu 2.00.29, ia mengungguli rekan senegaranya dari Lombok Timur, Zainuri.
Sementara itu, Ilwandi Sukmana juga meraih dua emas, masing-masing di nomor 1.500 meter putra dan 800 meter putra U-20.
Ia berhasil mencatatkan waktu 04.30.55 di nomor 1.500 meter, mengalahkan Riski asal Dompu. Kontribusi besar dari atlet Kijang Rinjani benar-benar menjadi kunci kemenangan.
Selain itu, Ahmad Taka juga membawa pulang dua emas dari nomor 1.500 meter dan 800 meter U-18, dan Fahri Husni menyumbang satu emas di nomor 800 meter U-18.
”Anak-anak juga ada yang sudah mendekati limit. Tapi dalam waktu dua minggu kita bisa tingkatkan performa anak-anak untuk bisa menembus limit,” tuturnya.
Dengan performa solid ini, Ben berharap Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) NTB bisa menjadikan hasil Kejurda Atletik 2025 ini sebagai acuan untuk memilih atlet yang akan dikirim ke Kejurnas Atletik 2025 di Jawa Tengah.
Lombok Timur memimpin klasemen akhir perolehan medali Kejurda Atletik 2025 dengan raihan 10 medali emas, 13 perak, dan 11 perunggu.
Editor : Pujo Nugroho