LombokPost – Setelah seharian penuh babak kualifikasi yang terhambat hujan, Cincinnati Open 2025 akhirnya mengumumkan hasil undian untuk turnamen WTA 1000.
Petenis nomor 1 dunia Aryna Sabalenka kembali tampil sebagai unggulan teratas setelah mengundurkan diri dari Montreal (National Bank Open).
Dalam perjalanan menuju perempat final, Sabalenka diprediksi akan menghadapi beberapa nama besar, termasuk Emma Raducanu, Leylah Fernandez, dan Madison Keys.
Aryna Sabalenka yang merupakan juara bertahan di Cincinnati, berada di kuarter pertama undian yang cukup ketat.
Meskipun begitu, ia diperkirakan akan melangkah ke perempat final tanpa hambatan besar.
Namun, perjalanan Sabalenka tidak akan mudah. Di babak kedua, ia bisa bertemu dengan petenis Inggris Emma Raducanu, mantan juara US Open yang sering menunjukkan kejutan.
Selanjutnya, ia mungkin akan menghadapi juara Washington, Leylah Fernandez, atau Liudmila Samsonova.
Namun, ada juga ancaman dari unggulan kesembilan Elena Rybakina yang berada di kuarter yang sama.
Sabalenka juga harus bersiap menghadapi ancaman dari petenis Amerika Madison Keys, yang selalu menjadi lawan tangguh di lapangan keras.
Tak ketinggalan, kembalinya Venus Williams ke lapangan akan menambah daya tarik turnamen ini, meski ia menghadapi tantangan berat di babak pertama melawan Jessica Bouzas Maneiro.
Peluang Pertandingan Seru di Perempat Final Cincinnati
Salah satu pertandingan yang sangat dinantikan adalah potensi pertemuan antara Sabalenka dan Madison Keys.
Jika kedua petenis ini bertemu, ini akan menjadi pertandingan ulang final Australian Open, meskipun Sabalenka memenangkan pertandingan mereka di Indian Wells pada Maret lalu dengan dominasi yang cukup meyakinkan.
Tentu saja, pertandingan ini akan sangat menentukan bagi Sabalenka untuk melaju lebih jauh menuju gelar bertahan.
Di kuarter kedua, Iga Swiatek akan menghadapi perjalanan yang relatif lebih ringan, meskipun Marta Kostyuk bisa menjadi ujian serius di babak kedua.
Selain itu, ada kemungkinan pertemuan ulang dengan Amanda Anisimova di perempat final, yang akan mengingatkan kita pada final Wimbledon tahun ini. Siapa yang akan menang jika pertemuan ini terulang? Swiatek atau Anisimova?
Petenis Amerika: Pegula dan Navarro Siap Berjuang
Kuarter ketiga mempertemukan petenis nomor 4 dunia Jessica Pegula dengan petenis muda berbakat Emma Navarro.
Kedua petenis ini diprediksi akan saling bertemu di perempat final, sebuah pertandingan yang tak boleh dilewatkan.
Selain itu, petenis Prancis Caroline Garcia, yang kemungkinan besar ini akan menjadi turnamen terakhirnya, berkesempatan melaju jauh, terutama setelah mendapatkan wildcard di Cincinnati.
Gauff Jadi Salah Satu Favorit di Kuarter Keempat
Kuarter keempat menjadi milik petenis muda Amerika Coco Gauff, yang sedang dalam pencarian momentum menjelang AS Terbuka.
Gauff, yang secara mengejutkan memenangkan gelar mayor pertamanya dua tahun lalu, berpotensi bertemu Jasmine Paolini di perempat final.
Paolini, yang telah mengalahkan Gauff di dua turnamen sebelumnya, tentu akan menjadi ancaman besar.
Gauff dan Paolini sudah empat kali bertemu, dengan Gauff unggul dua kemenangan.
Namun, Paolini telah menunjukkan performa bagus di lapangan tanah liat tahun ini. Jika mereka bertemu lagi, pertandingan ini pasti akan memikat perhatian penonton.
Pertandingan yang Patut Disimak di Babak Pertama
Venus Williams (Piala Dunia) vs. Jessica Bouzas Maneiro: Venus menghadapi ujian berat dari petenis muda asal Spanyol yang baru mencapai perempat final Montreal.
Danielle Collins vs. Taylor Townsend (Piala Dunia): Pertarungan antara dua petenis Amerika dengan sejarah persaingan yang menarik.