LombokPost - Setelah menjalani liburan singkat di Pulau Mykonos, Yunani, Aryna Sabalenka kembali dengan energi baru dan siap untuk mempertahankan gelarnya di Cincinnati Open dan US Open 2025.
Setelah bulan Juli yang penuh intensitas, Aryna Sabalenka memilih untuk membatasi latihannya menjadi sesi singkat 30 menit di mesin stair mill, mengenakan bikini dan sandal jepit, bersama kekasihnya Georgios Frangulis.
Itu adalah cara Aryna Sabalenka mengisi ulang energi setelah jadwal yang padat, termasuk final Australia Terbuka dan Roland Garros serta Wimbledon.
“Musim ini sangat intens. Mustahil untuk berada di level terbaik setiap hari, setiap minggu,” ungkap juara Grand Slam tiga kali itu pada hari Rabu (6/8), sebelum memulai persiapan untuk mempertahankan gelarnya di Cincinnati dilansir dari cincinnatiopen.com.
“Saya berpikir, 'Mungkin saya perlu mundur sejenak, beristirahat, bersantai, mengisi ulang tenaga, dan memulai semuanya dari awal lagi.' Rasanya luar biasa. Saya merasa sangat baik. Sekarang saya segar dan siap," ujarnya.
Aryna Sabalenka memang sempat menjadi sorotan, terutama setelah komentarnya yang kontroversial usai kalah dari Coco Gauff di Paris.
Aryna Sabalenka mengkritik dirinya sendiri atas kekalahan itu. “Saya pikir dia memenangkan pertandingan bukan karena dia bermain luar biasa, tetapi karena saya melakukan semua kesalahan it," ungkapnya.
Namun, sejak saat itu, hubungan antara Sabalenka dan Gauff kembali membaik, bahkan keduanya terlibat dalam sesi dansa seru di TikTok, yang menjadi cara Sabalenka untuk melepas stres.
"Saya harus duduk dan merenungkan semuanya, meminta maaf, dan memastikan orang-orang mengerti maksud saya bahwa saya hanya terlalu emosional. Saya sepenuhnya salah," kata Sabalenka.
"Tapi sekarang saya pikir orang-orang lebih memahami saya. Itu adalah pelajaran yang sulit, tetapi itu membantu saya dalam banyak hal," pungkasnya.
Aryna Sabalenka yang dikenal dengan kepribadiannya yang supel dan menyenangkan, kini menggunakan platform media sosial untuk lebih terhubung dengan penggemar.
Aryna Sabalenka bahkan meluncurkan kanal YouTube bernama "Aryna's Arena", yang memungkinkan fans untuk lebih mengenal dirinya.
"Saya suka berbagi diri. Saya suka menunjukkan diri," ujarnya. “Siapa yang akan menceritakan kisahmu lebih baik daripada dirimu sendiri?," pungkasnya.
Petenis Belarusia ini sedang dalam performa terbaik setelah meraih 15 kemenangan beruntun tahun lalu, termasuk gelar juara berturut-turut di Cincinnati dan US Open, di mana ia mengalahkan Jessica Pegula dalam kedua turnamen tersebut.
Dengan pengalaman tersebut, Sabalenka kini lebih bijaksana dalam mengelola energi dan mempersiapkan dirinya untuk musim panas yang penuh trofi.
“US Open selalu menjadi Grand Slam favorit saya. Saya juara bertahan, dan saya senang berada di posisi ini,” kata Sabalenka.
“Saya sangat berharap pelajaran yang saya pelajari di Grand Slam sebelumnya akan membantu saya. Saya sangat berharap bisa mencapai puncak performa saya di US Open," tegasnya.
Bagi Sabalenka, pengenalan dirinya sebagai pemain dan pribadi semakin dekat dengan para penggemar.
"Saya rasa saat ini orang-orang mengenal saya sebagai pemain dan sebagai pribadi," katanya. "Di lapangan, saya hebat, saya bersemangat, saya fokus, saya berjuang untuk mimpi saya. Tapi juga, saya menyenangkan, saya baik, saya santai, saya orang yang benar-benar berbeda," tutupnya.
Editor : Rury Anjas Andita