LombokPost - Marc Marquez membuat kejutan besar di Ducati. Bintang MotoGP 2025 itu rela crew chief-nya, Marco Rigamonti, ikut membantu Francesco “Pecco” Bagnaia yang tengah terpuruk.
Kondisi Bagnaia memang jadi sorotan. Juara dunia dua kali itu terus kesulitan menemukan performa terbaiknya, bahkan di MotoGP Austria 2025 hanya finis di posisi kedelapan. Saat ini, Bagnaia sudah tertinggal 197 poin dari Marquez setelah 13 seri.
Melihat situasi ini, Ducati tidak tinggal diam. Marco Rigamonti, crew chief Marc Marquez, membuka diri untuk memberikan bantuan kepada Bagnaia.
Uniknya, Marquez sama sekali tidak keberatan meski biasanya rival dalam satu tim menjaga rapat rahasia teknis.
“Jika Ducati berada di level ini, itu karena semua orang saling membantu. Meski rival di lintasan, kita bukan musuh di dalam garasi,” ujar Rigamonti dikutip dari Motosan.
Ducati Lenovo Team juga menegaskan dukungan penuh untuk Bagnaia. Team boss Davide Tardozzi menekankan pentingnya mentalitas juara bagi Pecco agar bantuan teknis bisa efektif.
“Kami sudah banyak rapat dengan insinyur untuk menganalisis masalah ini. Tapi kuncinya, Bagnaia harus punya sikap yang tepat,” kata Tardozzi.
Di sisi lain, performa Marquez terus menanjak. Di Austria, Marquez meraih kemenangan keenam beruntun dan semakin kokoh di puncak klasemen MotoGP 2025.
Meski begitu, atmosfer tim Ducati tetap positif. Tidak ada tanda-tanda perpecahan meski dua pembalap top berada di satu garasi.
“Marc dan Pecco menunjukkan sinergi sejak awal. Tidak ada hierarki, semua berjalan harmonis,” tulis laporan AS Sports.
Dengan dukungan Rigamonti, dorongan dari Tardozzi, dan solidaritas penuh Ducati, harapannya Bagnaia bisa segera bangkit.
Ducati tahu, meski Marquez sedang mendominasi, Pecco Bagnaia tetap aset berharga yang sudah memberi banyak untuk tim. (***)
Editor : Alfian Yusni