NEC Nijmegen bakal kehilangan salah satu pilar pentingnya dalam mengarungi ketatnya persaingan Liga Gelanda.
Bek kiri andalan mereka, Calvin Verdonk, dikabarkan tinggal selangkah lagi bergabung dengan klub Ligue 1 Lille OSC.
Hal ini berdasarkan laporan jurnalis transfer ternama Fabrizio Romano. Dia melaporkan bahwa Lille dan NEC telah mencapai kesepakatan terkait nilai transfer.
Lille dan NEC telah mencapai kesepakatan terkait nilai transfer sebesar €3 juta. Angka tersebut sesuai dengan permintaan NEC sejak awal negosiasi.
Menurut laporan, laga NEC menghadapi Fortuna Sittard Sabtu (31/8) tadi menjadi penampilan terakhir Verdonk bersama klub Belanda tersebut.
Setelah ini, pemain 26 tahun itu segera bertolak ke Prancis untuk menjalani tes medis sebelum resmi diperkenalkan sebagai rekrutan anyar Lille.
Profil Singkat Calvin Verdonk
Calvin Verdonk lahir pada 26 April 1997 di Dordrecht, Belanda.
Ia merupakan produk akademi Feyenoord dan sempat menjalani masa pinjaman di beberapa klub Eredivisie seperti PEC Zwolle dan FC Twente sebelum akhirnya menemukan stabilitas bersama NEC Nijmegen.
Sejak bergabung dengan NEC pada 2020, Verdonk berkembang menjadi salah satu bek kiri paling konsisten di Eredivisie.
Musim lalu, ia mencatat lebih dari 30 penampilan di liga, memberikan kontribusi penting baik dalam bertahan maupun membantu serangan lewat crossing dan overlap dari sisi kiri.
Kepergian Verdonk tentu menjadi kehilangan besar bagi NEC. Ia dikenal sebagai sosok pekerja keras yang menjadi bagian penting dalam perjalanan klub bertahan di Eredivisie.
Laga kontra Fortuna Sittard dikabarkan jadi momen perpisahan emosional bagi Verdonk bersama suporter Nijmegen sebelum menapaki tantangan baru di Ligue 1.
Alasan Lille Merekrut Verdonk
Lille melihat Verdonk sebagai tambahan penting untuk memperkuat kedalaman skuad, khususnya di posisi bek kiri yang membutuhkan rotasi seiring padatnya jadwal Ligue 1 dan kompetisi Eropa.
Dengan pengalaman dan kemampuan bertahan yang solid, ditambah fleksibilitasnya bermain sebagai bek tengah kiri, Verdonk diprediksi bisa langsung beradaptasi dengan gaya sepak bola Prancis.
Editor : Siti Aeny Maryam