LombokPost - Pekan kelima Liga Primer Inggris menyuguhkan duel panas antara Arsenal dan Manchester City. Laga yang akan digelar di Emirates Stadium ini bukan sekadar perebutan tiga poin, melainkan pertaruhan gengsi antara dua rival terkuat.
Arsenal datang dengan catatan impresif, tidak terkalahkan dalam lima laga terakhir melawan Manchester City, termasuk kemenangan telak 5-1 pada Februari lalu.
Kemenangan ini memberi motivasi ekstra bagi skuad asuhan Mikel Arteta untuk kembali mengulang sejarah dan mengamankan kemenangan beruntun di liga atas Man City untuk pertama kalinya sejak 2015.
Mikel Arteta berpotensi mencatatkan rekor pribadi dengan menjadi manajer pertama yang tidak terkalahkan dalam lima laga liga melawan Pep Guardiola. Namun, bagi sang manajer, yang terpenting adalah meraih kemenangan penting melawan rival langsung dalam perburuan gelar.
Di sisi lain, Manchester City memulai musim ini bukan sebagai juara bertahan untuk pertama kalinya sejak 2020/21. Mereka sempat terseok dengan dua kekalahan beruntun melawan Brighton dan Tottenham Hotspur, namun berhasil bangkit usai melibas Manchester United 3-0.
Walaupun demikian, catatan tandang Man City di liga kurang meyakinkan, hanya memenangkan enam dari 17 laga tandang terakhir mereka.
Arsenal menghadapi tantangan besar dengan absennya beberapa pemain kunci. Martin Odegaard dan Ben White diragukan tampil, sementara Bukayo Saka, Kai Havertz, dan Gabriel Jesus masih cedera.
Kabar baik datang dari William Saliba yang telah kembali berlatih dan siap menjadi opsi di lini belakang. Di kubu Manchester City, mereka juga kehilangan sejumlah pemain akibat cedera. Dua rekrutan musim panas, Rayan Ait-Nouri dan Rayan Cherki, harus menepi karena cedera.
Selain itu, Omar Marmoush dan Mateo Kovacic masih dalam tahap pemulihan. Bintang utama mereka, Erling Haaland, tetap menjadi ancaman besar dengan 11 gol yang telah dicetaknya musim ini.
Arsenal memiliki rekor kandang yang fantastis, memenangkan tiga laga terakhir di Premier League tanpa kebobolan satu gol pun. Mereka juga tak terkalahkan dalam 18 pertandingan liga setelah bermain di Eropa pada pertengahan pekan.
Catatan impresif ini berbanding terbalik dengan Manchester City yang sering kesulitan setelah laga Eropa, di mana mereka kalah dalam lima dari tujuh laga Premier League terakhir setelah pertandingan midweek.
Pertarungan di lapangan tengah juga akan menarik, dengan Viktor Gyokeres (Arsenal) memimpin dalam hal tekanan di sepertiga akhir lapangan, sementara Erling Haaland (Man City) mendominasi tekanan di area penalti lawan.
Editor : Pujo Nugroho