Sanksi itu dijatuhi karena masalah pemalsuan dokumen terkait program naturalisasi yang dilakukan Federasi Sepakbola Malaysia (FAM).
Soal sepakbola Malaysia yang berpotensi mendapatkan sanksi FIFA sudah cukup lama beredar.
Penyebabnya karena program naturalisasi mereka dicurigai melanggar aturan FIFA dalam proses naturalisasi.
Bahkan pada Juni lalu sudah beredar kabar sanksi FIFA tersebut berupa larangan bagi sepakbola Malaysia mengikuti kompetisi resmi FIFA.
Ketika itu kabar Federasi Sepak Bola Malaysia disanksi FIFA ramai diberitakan sejumlah media Indonesia.
Program naturalisasi FAM sejak awal menuai polemik. Media Vietnam New Straits Times sempat melaporkan bahwa muncul banyak desakan publik agar FIFA melakukan langkah investigasi.
FaBaca Juga: Bendera Malaysia Dibalik di ASEAN U-23, FAM Minta AFC Hukum Indonesia
FAM diduga melakukan skandal dalam proses naturalisasi pemain. Misalnya sorotan tertuju kepada salah satu pemain naturalisasi Facundo Garces.
Bek tengah berusia 25 tahun ini diturunkan saat Malaysia menghajar Vietnam dalam lanjutan kualifikasi Piala Asia 2027, Juni lalu.
Garces yang kini memperkuat Deportivo Alaves di kompetisi La Liga Spanyol, diduga tidak memenuhi syarat dinaturalisasi.
Naturalisasinya memunculkan kontroversi, karena Garces belum jelasnya keterkaitannya dengan Malaysia secara garis keturunan.
Mengacu regulasi FIFA mengenai perpindahan asosiasi pemain, terdapat dua jalur utama yang memungkinkan seorang pemain membela federasi sepak bola negara lain.
Pertama Residensi. Yaitu pemain harus menetap di negara tersebut selama minimal lima tahun berturut-turut setelah menginjak usia 18 tahun.
Kemudian garis keturunan. Artinya, pemain memiliki hubungan darah hingga generasi ketiga, yakni dari orang tua atau kakek-neneknya.
Pada kasus.Garces, jalur residensi tampaknya tidak berlaku. Dia belum pernah bermain di Liga Malaysia, maupun tinggal lama di negara tersebut.
Harapan satu-satunya terletak pada jalur keturunan, namun inilah yang justru menjadi sumber keraguan publik. Garces disebut sama sekali tak memiliki darah Malaysia.
Kini, sanksi FIFA terhadap sepakbola Malaysia bisa sekedar isu. Itu setelah FIFA mengumumkan secara resmi sanksi tersebut.
FAM terbukti melakukan pemalsuan dokumen naturalisasi 7 pemainnya. FAM didenda £ 350.000 atau sekitar Rp 7,9 Miliar.
Komdis FIFA memberikan waktu 10 hari bagi FAM dan para pemain untuk banding.
Ketujuh pemain naturalisasi itu juga dihukum denda $2000 serta larangan beraktifitas disepakbola selama 12 bulan.
Berikut 7 pemain naturalisasi Malaysia dikenakan sanksi:
Gabriel Felipe Arrocha
Facundo Tomás Garcés
Rodrigo Julián Holgado
Imanol Javier Machuco
João Vitor Brandão Figuiredo
Jon Irazábal Iraurgui
Hector Alejandro Hevel
Malaysia di Ambang Pembekuan
Timnas Malaysia saat ini tengah berjuang di kualifikasi Piala Asia 2027. Malaysia terancam akan tersingkir dari ajang ini.
Ada juga beberapa kejuaraan yang tengah dipersiapkan Harimau Malaya. Ada AFF U-23, Sea Games, dan Piala AFF senior.
Untuk semua laga itu, Timnas Malaysia bisa saja dilarang ikut. Maka dipastikan ini menjadi sejarah kelam bagi Sepak Bola Malaysia.
Editor : Kimda Farida