LombokPost - Drama terjadi di MotoGP Mandalika 2025 ketika Marc Marquez yang baru saja meraih gelar dunia ke-7 di Jepang, harus menerima long-lap penalty usai menabrak Alex Rins di tikungan awal sprint race.
Manuver Marquez dinilai terlalu agresif oleh steward. Ia sempat kehilangan posisi usai menjalani long-lap, namun mampu bangkit untuk finis di urutan ke-7.
Hasil tersebut sekaligus memastikan Ducati kunci gelar tim musim ini setelah mengungguli rival-rivalnya.
“Saya minta maaf kepada Rins. Motor Ducati saya tidak stabil saat pengereman dan bagian belakang kehilangan grip ketika memasuki tikungan lambat,” ucap Marquez dikutip dari Motorsport.
Insiden ini sempat membuat Alex Rins kecewa karena kehilangan momentum balap. Namun, permintaan maaf Marquez meredakan ketegangan antara keduanya.
Kondisi Fisik dan Mental Marquez Disorot
Setelah mengamankan gelar dunia ke-7 di Jepang, Marquez beberapa kali mengaku mengalami kelelahan fisik dan mental.
Rider Spanyol itu menegaskan bahwa di sisa musim ini ia lebih fokus menyelesaikan balapan tanpa kesalahan besar ketimbang mengejar kemenangan absolut.
“Target saya adalah menyelesaikan musim dengan baik. Tidak perlu memaksakan diri terlalu keras jika itu membahayakan hasil akhir,” kata Marquez.
Ducati Kunci Gelar Tim MotoGP 2025
Kendati hanya meraih poin dari posisi ke-7, sumbangan Marquez membuat Ducati resmi mengunci gelar tim MotoGP 2025. Dominasi Ducati di sepanjang musim tak mampu dikejar oleh rival terdekat.
Baca Juga: Slot Yakin Frimpong Bisa Jadi Mo Salah Baru di Sayap Kanan Liverpool
Kepala tim Ducati menyebut pencapaian ini adalah hasil kerja sama yang solid antara pembalap, kru mekanik, hingga divisi pengembangan mesin yang konsisten sejak awal musim.
Sirkuit Mandalika yang dikenal memiliki tikungan lambat dengan grip lintasan yang berubah-ubah menjadi tantangan besar bagi rider.
Beberapa analis menilai hilangnya grip bagian belakang yang dialami Marquez terjadi karena kombinasi setelan suspensi dan kondisi aspal yang menuntut manajemen ban lebih cermat. (***)
Editor : Alfian Yusni