Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Cafu Sindir Premier League: Pemain Brasil di EPL Justru Kurangi Peluang Juara Piala Dunia!

Ivan Mardiansyah • Senin, 10 November 2025 | 09:28 WIB

Legenda Brasil Cafu kritik Premier League, sebut pemain Brasil di EPL hanya dikelilingi mitos media dan bukan mentalitas juara sejati.
Legenda Brasil Cafu kritik Premier League, sebut pemain Brasil di EPL hanya dikelilingi mitos media dan bukan mentalitas juara sejati.

Lombok Post – Legenda sepak bola Brasil, Cafu, melontarkan kritik tajam terhadap Premier League yang disebutnya terlalu banyak dikelilingi mitos dan sensasi media dibandingkan prestasi nyata di lapangan. Menurut mantan kapten tim juara dunia 2002 itu, semakin banyak pemain Brasil berkarier di Premier League, semakin kecil pula peluang Brasil menjuarai Piala Dunia.

Cafu menilai bahwa atmosfer sepak bola Inggris kini lebih banyak menonjolkan popularitas dan pencitraan daripada membentuk mentalitas juara. Ia menegaskan bahwa Premier League terlalu sibuk dengan narasi media dan klaim “liga terbaik di dunia”, padahal prestasi klub-klub Inggris di level internasional tidak selalu mencerminkan dominasi tersebut.

“Saya pilih La Liga karena mereka punya mentalitas tinggi untuk mencapai final dan menang. Di Spanyol mereka bicara sepak bola, bukan mitos belaka,” ujar Cafu dengan nada sinis.

Baca Juga: Pep Guardiola Sebut Manchester City Bukan Kandidat Juara Liga Champions 2025/26

Dalam pandangan Cafu, La Liga justru menjadi contoh liga dengan budaya kompetitif dan mentalitas pemenang yang kuat. Klub-klub seperti Real Madrid dan Barcelona, menurutnya, menunjukkan karakter juara yang sesungguhnya — disiplin, ambisius, dan fokus pada hasil, bukan sekadar pencitraan.

Ia menambahkan bahwa pemain Brasil di Premier League sering kali terjebak dalam euforia media yang menempatkan mereka di atas angin tanpa pembuktian nyata di ajang internasional. Hal ini, kata Cafu, membuat pemain kehilangan kedewasaan kompetitif yang dibutuhkan ketika membela tim nasional di turnamen besar seperti Piala Dunia.

Cafu juga menyinggung bahwa La Liga lebih ideal bagi pemain Brasil karena di sana mereka ditempa untuk bermain dengan kecerdasan taktik, kesabaran, dan fokus terhadap detail permainan. Sementara itu, Premier League dinilai lebih mengutamakan kecepatan dan eksposur media dibanding strategi dan teknik yang matang.

Ia kemudian menutup komentarnya dengan pesan tegas bagi pemain muda Brasil agar lebih selektif memilih liga tujuan: jangan hanya tergoda oleh sorotan kamera atau nilai transfer tinggi. “Di Eropa, tidak semua liga membentuk juara sejati. Banyak yang hanya menjual sensasi,” kata Cafu.

Baca Juga: CEO Leverkusen Bongkar Fakta Mengejutkan: Florian Wirtz Sebenarnya Lebih Memilih Real Madrid Ketimbang Liverpool!

Pernyataan Cafu ini memicu perdebatan luas di dunia sepak bola. Beberapa analis menilai komentar tersebut ada benarnya, melihat bahwa Brasil terakhir kali menjuarai Piala Dunia pada 2002, di era ketika sebagian besar pemainnya berkarier di Italia dan Spanyol — bukan Inggris.

Kini, dengan semakin banyak pemain Brasil di Premier League, muncul kekhawatiran bahwa gaya bermain cepat dan padat kompetisi EPL justru membuat mereka kehilangan ciri khas Brasil yang penuh kreativitas dan teknik tinggi.

Apakah Cafu benar bahwa Premier League hanya mitos media dan bukan jalan terbaik bagi pemain Brasil menuju gelar juara dunia? Waktu yang akan menjawabnya. Namun, ucapannya telah membuka diskusi menarik tentang hubungan antara liga tempat pemain berkarier dengan peluang Brasil juara Piala Dunia di masa depan.

Baca Juga: Drama Transfer! Manchester United Gagal Dapatkan Endrick, Real Madrid Tolak Proposal karena Opsi Pembelian!

Editor : Jelo Sangaji
#pemain Brasil di Premier League #seleksi pemain Brasil luar negeri #Brazil di Piala Dunia #la liga #premier league #peluang Brasil juara Piala Dunia #mentalitas juara La Liga #mitos media Premier League #kritik Cafu terhadap EPL #cafu