LombokPost-Kabar mengejutkan datang dari Timnas Indonesia U-22 jelang keikutsertaan di SEA Games 2025.
Pemain muda berbakat Marselino Ferdinan dipastikan batal bergabung dalam skuad Garuda Muda dan absen dari ajang dua tahunan tersebut karena mengalami cedera.
Pengumuman ini disampaikan Pelatih Timnas Indonesia U-22 Indra Sjafri.
Ia menegaskan, gelandang AS Trencin itu tidak bisa memperkuat tim lantaran tidak dilepas klub akibat cedera hamstring.
"Kami sudah berkomunikasi dengan pelatih AS Trencin bahwa Marselino Ferdinan tidak bisa dilepas klubnya karena mengalami cedera hamstring," kata Indra Sjafri dalam keterangan resmi PSSI, Rabu (3/12).
Sebelumnya, nama Marselino telah terdaftar dalam 23 pemain pilihan Indra Sjafri untuk SEA Games 2025, meski ia tidak mengikuti pemusatan latihan di Jakarta pada Oktober dan November.
Lino menjadi satu-satunya pemain yang dipanggil tanpa mengikuti TC, sekaligus satu dari empat pemain abroad yang disiapkan untuk memperkuat Timnas Indonesia U-22.
Selain pemain jebolan Persebaya Surabaya tersebut, PSSI juga memanggil Ivar Jenner (Jong Utrecht/Belanda), Mauro Zijlstra (FC Volendam/Belanda), dan Dion Markx (Top OSS/Belanda).
Seluruhnya merupakan bagian dari permintaan pelatih untuk memperkuat komposisi tim.
Dengan absennya Marselino, kini Garuda Muda hanya diperkuat tiga pemain abroad. Adapun penggantinya adalah Rifqi Ray Farandi, pemain Persik Kediri yang langsung diberangkatkan mengikuti persiapan tim.
"Kami siapkan pengganti yakni Rifqi Ray Farandi dari Persik Kediri yang hari ini terbang ke Thailand untuk bergabung," kata Indra Sjafri.
Pada SEA Games 2025, Timnas Indonesia U-22 tergabung di Grup C bersama Filipina dan Myanmar. Pasukan Indra Sjafri telah berada di Thailand sejak pekan lalu dan tengah menjalani latihan intensif menjelang pertandingan pertama yang dijadwalkan berlangsung 8 Desember 2025 melawan Filipina.
Absennya Marselino diprediksi memengaruhi kekuatan lini tengah Garuda Muda, namun tim tetap optimistis menjaga peluang meraih hasil maksimal pada turnamen tersebut.
Editor : Akbar Sirinawa