Berikut ini rangkuman 10 sepatu lari pria terbaik 2025 berdasarkan uji coba intensif tim Runner’s World dan masukan para editor.
Mayoritas sepatu lari memang dikembangkan berdasarkan bentuk kaki pria. Namun, itu tidak berarti pemilihan ukuran dan lebar sepatu bisa dikesampingkan. Tujuan penggunaan: trail, tempo, recovery, atau balapan—juga menentukan model terbaik untuk masing-masing pelari.
Berikut rekomendasi lengkapnya.
1. Hoka Mach 6 — Terbaik Secara Keseluruhan
Pemenang Runner’s World Shoe Award 2024 ini menawarkan kombinasi sempurna: ringan, empuk, namun tetap responsif.
Midsole superkritisnya menyerap benturan dengan baik dan memberi pantulan bertenaga.
Nick Miller, tester, mengatakan: “Rasanya seperti berlari di udara. Nyaman, ringan, tapi tetap punya spring untuk latihan cepat.”
2. Under Armour Sonic 7 — Terbaik dari Segi Harga
Sebelumnya dikenal sebagai Hovr Sonic, model ini sangat ramah untuk pemula. Memakai busa superkritis dengan energi tinggi, ringan, dan upper yang sporty untuk dipakai santai.
Tester Austin Warman menyebut: “Pas untuk kaki sempit, cepat kering, dan nyaman.”
3. Brooks Ghost 17 — Paling Serbaguna
Pilihan utama bagi pemula karena bantalan empuk dan rasa nyaman sepanjang lari. Cocok untuk pemanasan, pendinginan, hingga easy run.
Matt Rudisill berkata: “Untuk lari 5 mil, ini sempurna. Nyaman, stabil, tidak bikin kaki cepat lelah.”
4. Nike Vaporfly 4 — Terbaik untuk Balapan
Versi terbaru Vaporfly kini lebih responsif dan stabil. Dengan midfoot lebih lebar dan tinggi sol 35 mm, sepatu ini cocok untuk jarak 5K hingga half marathon.
Jeff Dengate mengungkapkan: “Akan saya pakai dari 5K sampai half marathon.”
5. Saucony Guide 18 — Terbaik untuk Stabilitas
Didesain untuk pelari yang membutuhkan kontrol gerak lebih baik tanpa mengurangi kenyamanan. Teknologi CenterPath memberi dukungan stabil tanpa terasa sempit.
Michael McDonough menilai: “Toebox luas, kaki bebas bergerak tetapi tetap terkunci aman.”
6. Adidas Adizero Evo SL
Menggunakan foam Lightstrike Pro yang sama dengan Adios Pro 4, namun tanpa pelat karbon. Stabil, ringan, dan cocok untuk sesi cepat.
Tester Ahmad Norman mengatakan: “Ringan banget. Bikin stride lebih cepat dan efisien.”
7. Brooks Hyperion Max 3
Dengan ketinggian 46 mm dan foam PEBA, sepatu ini ideal untuk lari panjang. Responsif sekaligus melindungi kaki dari guncangan.
Ricky Snyder berkata: “Pelindung guncangannya luar biasa.”
8. Adidas Adizero Adios Pro 4
Sepatu maraton kelas atas dengan rasa lembut dan “marshmallowy”, ideal untuk race day atau latihan intens.
Tester Josh Davis menyebut: “Ringan, empuk, dan sangat responsif.”
9. Hoka Clifton 10
Lebih ramah untuk kaki lebar dan menambah 3 mm foam baru. Tetap empuk namun responsif, tidak seperti sepatu super yang terlalu lembut.
Jeff Dengate menilai: “Empuk tapi tetap firm. Seimbang dan nyaman.”
10. Altra Lone Peak 9+
Pilihan terbaik untuk trail dengan outsole Vibram Megagrip. Zero drop dan toebox lebar membuat kaki lebih natural bergerak.
Tester Rip Cantelmi berkata: “Fleksibel tapi kokoh. Groundfeel bagus tanpa mengorbankan perlindungan.”
Jika Anda baru mulai berlari atau tengah mengincar sepatu untuk mengejar PR baru tahun ini, daftar ini bisa menjadi panduan utama. Pastikan memilih model yang sesuai dengan tujuan, gaya lari, dan bentuk kaki Anda.
Editor : Marthadi