Ekspektasi jelas berbeda.Senegal masuk sebagai unggulan juara. Botswana datang tanpa beban, memburu sejarah.
Senegal: Favorit dengan modal besar
Senegal tampil di putaran final AFCON untuk ke-18 kalinya. Ini juga menjadi penampilan keenam beruntun, sejak terakhir mengangkat trofi pada 2021.
Di kualifikasi menuju Maroko 2025, Teranga Lions tampil dominan. Enam laga. Tak terkalahkan. Hanya kebobolan satu gol. Rekor pertahanan terbaik, sejajar dengan Mali.
Duet Sadio Mane dan Habib Diarra jadi tumpuan. Keduanya mencetak tiga gol di fase kualifikasi.
Modal Senegal makin kuat dari laga uji coba. Mereka menorehkan kemenangan bersejarah 3-1 atas Inggris pada Juni 2025. Setelah kalah 0-2 dari Brasil, Senegal bangkit dengan kemenangan telak 8-0 atas Kenya.
Di kualifikasi Piala Dunia, Senegal juga tampil meyakinkan. Menang atas Mauritania dan Sudan Selatan, serta menundukkan RD Kongo 3-2.
Dalam enam laga terakhir, Senegal mencetak 22 gol dan hanya kebobolan empat.
Catatan laga pembuka AFCON juga impresif. Senegal tak terkalahkan dalam 15 dari 17 pertandingan pembuka, termasuk lima kemenangan beruntun.
Botswana: Datang untuk mencuri kejutan
Botswana tampil di AFCON untuk kedua kalinya setelah debut pada 2012. Saat itu, mereka tersingkir di fase grup.
Namun kelolosan ke AFCON 2025 menjadi tonggak sejarah. Botswana finis sebagai runner-up Grup C, dengan momen krusial saat menahan Mesir 1-1 pada November 2024.
Performa terbaru Botswana terbilang naik-turun. Mereka menang 2-0 atas Somalia, namun kalah dari Aljazair, Mozambik, dan Uganda. Hasil imbang 2-2 kontra Guinea dan kekalahan 1-2 dari Tunisia menutup rangkaian laga jelang turnamen.
Meski demikian, The Zebras datang dengan tekad besar. Mereka masih memburu kemenangan pertama sepanjang sejarah AFCON.
Pelatih Morena Ramoreboli juga mencatat rekor. Ia menjadi pelatih asal Afrika Selatan pertama yang memimpin negara lain di putaran final AFCON.
Kabar tim
Senegal dipastikan tanpa Assane Diao yang absen akibat cedera paha. Namun kabar baik datang dari Ismaila Sarr, Habib Diarra, dan Ismail Jakobs yang telah pulih.
Pilar utama seperti Sadio Mane, Kalidou Koulibaly, dan Pape Sarr siap tampil.
Botswana datang dengan skuad penuh. Tidak ada laporan cedera. Mayoritas pemain berasal dari liga domestik, dengan hanya lima yang berkarier di luar negeri, termasuk gelandang Renei Batlokwa yang bermain di Inggris.
Perkiraan susunan pemain
Senegal:
Mendy; Diatta, Koulibaly, Niakhate, Diouf; Gueye, Camara, P. Sarr; Ndiaye, Mane, I. Sarr
Botswana:
Kaosipula; Velaphi, Leinanyane, Gaolaolwe, Johnson; Seakanyeng, Mohutiswa, Ditsele; Boy, Sesinyi, Orebonye