Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Stefanos Tsitsipas Bangkit di Perth, Ungkap Harapan Terbesarnya untuk Musim 2026

Rury Anjas Andita • Jumat, 2 Januari 2026 | 15:41 WIB
Stefanos Tsitsipas siap bangkit di United Cup 2026 Perth. Fokus pulih dari cedera dan menatap musim 2026 tanpa rasa sakit.
Stefanos Tsitsipas siap bangkit di United Cup 2026 Perth. Fokus pulih dari cedera dan menatap musim 2026 tanpa rasa sakit.

LombokPost – Stefanos Tsitsipas membuka lembaran baru kariernya di United Cup 2026. Mantan petenis peringkat 3 dunia itu tiba di Perth dengan satu misi utama: kembali sehat dan menyelesaikan pertandingan tanpa dibayangi cedera punggung.

Stefanos Tsitsipas menjadi sorotan menjelang United Cup 2026 di Perth. Cedera punggung yang menghantui paruh kedua musim 2025 memaksanya menepi cukup lama. Kini, Tsitsipas menegaskan bahwa harapan terbesarnya untuk musim 2026 adalah satu hal sederhana namun krusial: bermain bebas tanpa rasa sakit.

“Saya memang menghabiskan waktu untuk pemulihan. Saya absen dari lapangan untuk waktu yang lama,” kata Tsitsipas pada konferensi pers pra-turnamen Tim Yunani di Perth.

“Dalam tiga atau empat turnamen terakhir musim ini, saya hampir tidak mampu bertahan. Jadi, penting untuk mencoba menemukan sesuatu yang akan membuat saya kembali sehat,” tambahnya.

Tsitsipas menjalani masa pemulihan intensif demi menyambut musim 2026. United Cup 2026 menjadi panggung comeback awalnya bersama Tim Yunani, yang ia pimpin bersama Maria Sakkari.

Tsitsipas Fokus Pemulihan Total Jelang Musim 2026

Petenis berusia 27 tahun itu menegaskan bahwa seluruh pramusimnya berjalan tanpa gangguan fisik. Hal ini menjadi sinyal positif bagi Tsitsipas setelah musim 2025 yang penuh tantangan.

“Saya telah melakukan semua tindakan yang diperlukan dan mengambil semua langkah yang diperlukan untuk rehabilitasi dan kembali ke kondisi saya seperti dulu,” ujar Tsitsipas.

“Saya telah menjalani seluruh pramusim tanpa rasa sakit, tanpa ketidaknyamanan,” tegasnya.

Cedera punggung sempat membuat Tsitsipas mempertanyakan masa depannya di dunia tenis. Bahkan, setelah kekalahan di US Open 2025, ia mengaku tak mampu berjalan selama dua hari.

“Saya sangat takut setelah kekalahan saya di US Open karena masalah punggung,” ungkapnya.

“Ketika hal-hal seperti itu terjadi, Anda mulai mempertimbangkan kembali masa depan karier Anda,” jelasnya.

Harapan Terbesar Tsitsipas: Menyelesaikan Pertandingan Tanpa Rasa Sakit

Bagi Tsitsipas, musim 2026 bukan soal peringkat atau gelar semata. Ia menekankan bahwa konsistensi fisik adalah kunci kebangkitannya.

“Harapan terbesar saya untuk tahun 2026 adalah menyelesaikan pertandingan tanpa harus memikirkan masalah apa pun terkait punggung saya,” tegasnya.

Tsitsipas juga mengungkapkan bahwa ia telah berkonsultasi dengan salah satu dokter olahraga terbaik dunia untuk memastikan pemulihan jangka panjang.

“Saya bahkan mengunjungi salah satu dokter olahraga terbaik di dunia, dan sejauh ini dia berjanji akan menyembuhkan saya,” katanya.

United Cup 2026, Awal Baru Tsitsipas Bersama Tim Yunani

Di United Cup 2026, Tsitsipas akan memulai musimnya melawan Shintaro Mochizuki. Laga tersebut akan berlangsung setelah duel WTA antara Maria Sakkari dan Naomi Osaka di RAC Arena, Perth.

Tsitsipas juga menegaskan antusiasmenya kembali berpasangan dengan Sakkari di nomor ganda campuran.

“Saya tidak bisa meminta pasangan yang lebih baik untuk bermain ganda campuran,” kata Tsitsipas. “Kami sudah membangun banyak kepercayaan dan keyakinan,” sambungnya.

Menurut Tsitsipas, kekompakan Tim Yunani menjadi kekuatan utama mereka di United Cup 2026. “Kita adalah petarung. Kita orang Yunani, jadi kita akan mencoba memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin,” ujarnya.

Editor : Rury Anjas Andita
#perth #Stefanos Tsitsipas #united cup #petenis yunani