Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

KBI NTB Siapkan Porprov dan Kejurda di KSB

Pujo Nugroho • Selasa, 6 Januari 2026 | 10:44 WIB

SAMBUT PON: Atlet kickboxing NTB saat bersaing di PON Aceh-Sumut 2024 lalu.
SAMBUT PON: Atlet kickboxing NTB saat bersaing di PON Aceh-Sumut 2024 lalu.
 

LombokPost - Pengurus Provinsi (Pengprov) Kickboxing Indonesia (KBI) NTB tancap gas mempersiapkan atlet-atlet terbaiknya.

Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) dan ajang bergengsi bertajuk Kejurda Kickboxing NTB dipastikan akan menggetarkan Bumi Pariri Lema Bariri, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), pada Juli 2026 mendatang.

Ketua Pengprov KBI NTB Junaidi Kasum menegaskan bahwa porprov dan kejurda ini bukan sekadar turnamen biasa. Dua ajang ini merupakan bagian dari strategi besar untuk menyambut gelaran akbar PON XXII Nusa Tenggara 2028. Junaidi memastikan seluruh persiapan dilakukan all out demi kesuksesan kejurda.

”Insya Allah dilaksanakan Juli 2026. Khusus untuk cabang olahraga kickboxing, kami sudah mempersiapkan semuanya secara maksimal untuk menjaring potensi terbaik,” ujar Junaidi Kasum.

Menariknya, kejurda di KSB akan dikemas dengan konsep yang sangat megah. Junaidi membocorkan bahwa desain venue akan dibuat menyerupai atmosfer pertandingan kelas nasional. Dengan panggung terbuka dan fasilitas standar semi profesional, dua event diharapkan bisa memberikan pengalaman bertanding yang berbeda bagi para atlet.

Dukungan penuh dari Pemda KSB menjadi kunci utama. Bupati KSB telah menyatakan komitmennya untuk menyukseskan dua event ini, mulai dari penyediaan sarana hingga pengelolaan acara yang profesional. Hal ini dilakukan untuk membuktikan bahwa NTB, khususnya KSB, sangat layak menjadi etalase cabang olahraga kickboxing di level nasional.

Porprov dan kejurda ini membawa misi sosial-ekonomi. Junaidi merancang acara ini agar berdampak langsung pada masyarakat sekitar, terutama para pelaku UMKM.

”Saya sengaja mendesain dua event ini agar UMKM bisa ikut menikmati. Jadi, orientasinya bukan cuma penjaringan atlet menuju PON, tapi bagaimana roda ekonomi masyarakat tetap berputar lewat sport tourism,” tegasnya.

Jika sebelumnya hanya diikuti segelintir daerah, kini tercatat 10 kabupaten/kota di NTB telah menyatakan kesiapannya. Sebanyak 20 kelas pertandingan akan dibuka untuk memastikan seluruh potensi atlet kickboxing terakomodasi dengan baik.

Beberapa daerah seperti Lombok Barat, Lombok Tengah, dan tuan rumah Sumbawa Barat sudah mengunci slot untuk seluruh kelas. Sementara itu, Mataram juga tengah melakukan seleksi ketat untuk mengirimkan wakil terbaiknya.

Pemilihan KSB sebagai porprov dan kejurda juga menjadi langkah diplomasi olahraga. Meski SK resmi pembagian venue PON 2028 belum terbit, KBI NTB ingin memberikan bukti nyata kepada pengurus pusat bahwa NTB siap menyelenggarakan pertandingan kickboxing dengan standar tinggi.

”Melalui dua event yang kami desain seperti PON ini, kami ingin menunjukkan kesiapan nyata. Kami ingin memberikan sinyal kuat bahwa NTB layak menjadi tuan rumah kickboxing di PON 2028 nanti,” pungkas Junaidi. (puj/r8)

Editor : Pujo Nugroho
#KSB #UMKM #Porprov #kbi #NTB #kickboxing