Eala tampil dominan saat mengalahkan petenis Kroasia tersebut dengan skor 6–3, 6–4 pada final tunggal putri Kooyong Classic ke-35 di Kooyong Lawn Tennis Club. Kemenangan ini mengantarkan Eala meraih Evonne Goolagong Cawley Trophy, gelar keenamnya di ajang ekshibisi bergengsi tersebut.
Penyelenggara Kooyong Classic mengumumkan keberhasilan Eala melalui media sosial, lengkap dengan foto penyerahan trofi yang dinamai sesuai legenda tenis Australia, Evonne Goolagong Cawley.
“Kami dengan bangga mengumumkan pemenang Evonne Goolagong Cawley Trophy adalah Alexandra Eala. Selamat kepada juara tunggal putri Kooyong Classic 2026,” tulis panitia.
Turnamen Kooyong Classic sendiri telah memasuki edisi ke-35. Namun, nomor tunggal putri baru digelar dalam enam edisi terakhir.
Dalam waktu singkat, Eala berhasil menempatkan diri sebagai salah satu juara paling menonjol di kategori tersebut.
Sepanjang sejarah singkat nomor tunggal putri Kooyong Classic, turnamen ini telah diikuti sejumlah nama besar, seperti mantan peringkat 9 dunia Mirra Andreeva, mantan peringkat 4 dunia Belinda Bencic, mantan peringkat 12 dunia Yanina Wickmayer, hingga mantan peringkat 28 dunia Rachel McQuillan.
Gelar di Kooyong ini menjadi suntikan kepercayaan diri bagi Eala dalam persiapan menuju Australian Open, sekaligus menegaskan statusnya sebagai salah satu bintang muda paling menjanjikan di Asia Tenggara dan Filipina.
Editor : Marthadi