LombokPost– Carlos Alcaraz kembali menunjukkan mental juara di Australian Open 2026. Meski dipaksa bertarung selama 78 menit di set pertama, petenis Spanyol itu tetap mampu mengatasi perlawanan sengit Yannick Hanfmann untuk melaju ke babak ketiga Australian Open 2026.
Dalam laga babak kedua yang digelar Rabu (22/1) di Rod Laver Arena, Carlos Alcaraz Australian Open 2026 menang straight set dengan skor 7-6(4), 6-3, 6-2, sekaligus menjaga langkahnya dalam misi besar menyempurnakan Grand Slam karier.
Set pembuka menjadi ujian terberat Carlos Alcaraz. Hanfmann, petenis peringkat 102 ATP, tampil tanpa beban dan langsung menekan unggulan teratas. Ia sempat unggul 3-1, menyelamatkan dua break point pada kedudukan 5-5, bahkan memimpin 4/3 di tie-break. Namun di momen krusial, Carlos Alcaraz menunjukkan kelasnya dengan merebut empat poin beruntun untuk mengamankan set pertama yang tercatat sebagai set terpanjang Carlos Alcaraz di Grand Slam.
Hanfmann, yang berusia 34 tahun dan baru bertunangan di Melbourne pekan lalu, mencoba menjadi pemain pertama di luar Top 100 yang menyingkirkan Carlos Alcaraz di Grand Slam. Perlawanan tetap berlanjut, meski ia tampak terganggu cedera otot perut yang memaksanya mendapat perawatan fisioterapis di antara set kedua dan ketiga.
Setelah melewati tekanan awal, Carlos Alcaraz tampil semakin solid. Ia memperketat servis, mempercepat tempo reli, dan perlahan mengambil alih kendali pertandingan. Usai menghadapi tiga break point di dua gim servis awal, Carlos Alcaraz tidak memberi satu pun peluang break hingga gim terakhir pertandingan.
Statistik mempertegas dominasi Carlos Alcaraz. Ia mencatatkan 11 ace, termasuk empat ace beruntun di gim pembuka set ketiga, menurut data Infosys. Ketajaman servis dan konsistensi dari baseline membuat Hanfmann kesulitan menjaga ritme permainan.
Kemenangan ini menjadi kemenangan straight set kedua Carlos Alcaraz di Australian Open 2026, sekaligus menjaga peluangnya menyamai hasil terbaik di Melbourne, yakni mencapai perempat final seperti dua musim terakhir. Di babak ketiga, Carlos Alcaraz akan menghadapi pemain kualifikasi Michael Zheng atau unggulan ke-32 Corentin Moutet.
Lebih dari sekadar tiket babak ketiga, Australian Open 2026 menjadi panggung penting bagi Carlos Alcaraz yang tengah memburu sejarah. Di usia 22 tahun, ia berpeluang menjadi pria termuda dalam sejarah yang menyelesaikan Grand Slam karier di nomor tunggal, sekaligus yang termuda di Era Terbuka dengan tujuh gelar Grand Slam.
Editor : Rury Anjas Andita