Sinyal Amorim Menguat Gantikan Thomas Frank, Spurs Mulai Siapkan Arah Baru
Ivan Mardiansyah• Kamis, 22 Januari 2026 | 02:00 WIB
Ruben Amorim disebut siap menggantikan Thomas Frank di Tottenham. Sol Campbell menilai pembicaraan informal sudah mulai terjadi.
Lombok Post — Tekanan besar yang kini menyelimuti Tottenham Hotspur mulai memunculkan spekulasi panas terkait masa depan kursi pelatih. Di tengah sorotan tajam terhadap kinerja Thomas Frank, satu nama kini mencuat sebagai kandidat yang dianggap paling masuk akal untuk membawa Spurs ke arah baru: Ruben Amorim.
Isyarat tersebut datang dari mantan bek Tottenham sendiri, Sol Campbell, yang secara terbuka menyebut Amorim sebagai sosok yang sangat mungkin dilirik manajemen klub. Menurut Campbell, profil Ruben Amorim sejalan dengan kebutuhan Tottenham saat ini, terutama jika tekanan terhadap Thomas Frank terus meningkat.
“Ruben Amorim. Mereka akan melihat ke arahnya. Mereka mungkin sudah berbicara dengannya sekarang, itu tidak akan mengejutkan saya,” ujar Sol Campbell. Ia menambahkan, “Tottenham pasti akan berbicara dengannya untuk melihat apakah ada peluang. Akan selalu ada orang-orang yang berbicara di balik layar.”
Pernyataan ini semakin menguatkan dugaan bahwa komunikasi informal telah mulai terjadi. Dalam kultur Premier League, langkah semacam itu bukan hal asing ketika hasil di lapangan tak lagi sejalan dengan ekspektasi manajemen dan suporter. Nama Ruben Amorim pun dianggap realistis, bukan sekadar rumor kosong.
Pelatih asal Portugal tersebut dikenal dengan pendekatan taktik modern, keberanian dalam mengembangkan pemain muda, serta kepemimpinan kuat di ruang ganti. Karakter itu dinilai cocok untuk Tottenham Hotspur yang tengah mencari stabilitas sekaligus identitas permainan yang jelas. Di mata banyak pengamat, Amorim menawarkan proyek jangka menengah hingga panjang—sesuatu yang dibutuhkan Spurs setelah periode penuh tekanan.
Meski hingga kini belum ada konfirmasi resmi dari klub, dinamika ini menandakan bahwa masa depan Thomas Frank di Tottenham berada dalam sorotan serius. Jika tekanan terus berlanjut, perubahan di kursi pelatih bisa menjadi langkah yang tak terhindarkan. Dan ketika itu terjadi, Ruben Amorim tampaknya sudah berada di garis depan sebagai kandidat utama untuk menakhodai era baru Tottenham Hotspur.