Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Olimpiade Musim Dingin 2026 Resmi Dimulai: Milan–Cortina Siap Guncang Dunia, Ini Fakta Panasnya!

Marthadi • Rabu, 4 Februari 2026 | 23:54 WIB

Olimpiade Musim Dingin 2026 resmi dimulai. (Foto: Eibner Europa/IMAGO)
Olimpiade Musim Dingin 2026 resmi dimulai. (Foto: Eibner Europa/IMAGO)
LombokPost - Tujuh dekade penantian akhirnya berakhir. Olimpiade Musim Dingin kembali ke Cortina d’Ampezzo. Italia pun siap menjadi pusat perhatian dunia olahraga musim dingin pada Februari 2026.

Dengan arena hoki es baru di Milan dan gelanggang es modern di Cortina yang rampung tepat waktu, Olimpiade Musim Dingin ke-25 resmi bergulir. Ajang empat tahunan ini akan dibuka pada 6 Februari 2026 di Stadion Giuseppe Meazza, Milan, atau yang lebih dikenal sebagai San Siro, stadion legendaris berkapasitas 75 ribu penonton.

Namun, atmosfer kompetisi sudah terasa sejak 4 Februari, ketika cabang curling memulai rangkaian pertandingan lebih awal.

Sekitar 2.900 atlet dari lebih 90 negara akan bertarung memperebutkan 116 medali. Hampir separuh peserta adalah atlet perempuan—menandai rekor baru dalam sejarah Olimpiade Musim Dingin. Jerman tercatat mengirimkan kontingen terbesarnya sepanjang masa dengan 188 atlet.

Yang paling menyita perhatian, ski mountaineering resmi masuk Olimpiade untuk pertama kalinya. Cabang ini menuntut kekuatan fisik ekstrem: atlet mendaki lereng bersalju menggunakan ski berlapis kulit sintetis, lalu meluncur turun setelah lapisan dilepas.

Pertandingan tersebar di berbagai kota Italia timur laut. Milan menjadi pusat hoki es dan cabang seluncur, sementara Cortina menjadi tuan rumah ski alpen putri, bobsleigh, skeleton, luge, dan curling. Lokasi lain seperti Antholz, Livigno, Bormio, dan Val di Fiemme melengkapi peta Olimpiade dengan jarak antarkota mencapai ratusan kilometer.

Isu non-teknis juga tak kalah panas. Atlet Rusia dan Belarus hanya boleh tampil sebagai individu netral, tanpa afiliasi militer dan tanpa dukungan terhadap perang di Ukraina. IOC mencatat, sejauh ini 13 atlet Rusia dan tujuh atlet Belarus diperkirakan ambil bagian, setelah lolos seleksi ketat.

Dari sisi keamanan, sekitar 6.000 personel akan dikerahkan. Kehadiran agen ICE Amerika Serikat sempat memicu kontroversi, namun pemerintah Italia menegaskan peran mereka hanya sebatas penasihat intelijen, tanpa kewenangan penegakan hukum di lapangan.

Pengawasan doping juga diperketat. International Testing Authority (ITA) menggelar ribuan tes sebelum dan selama Olimpiade. Bahkan, pemeriksaan bagasi di bandara dilakukan untuk pertama kalinya demi mencegah penyelundupan zat terlarang. Sampel atlet akan disimpan hingga 10 tahun untuk pemeriksaan lanjutan.

Upacara penutupan dijadwalkan pada 22 Februari 2026 di Arena Verona, amfiteater bersejarah berkapasitas 12 ribu penonton.

Dengan tiket yang sudah terjual lebih dari 50 persen dan anggaran mencapai €1,6 miliar, sukses tidaknya Olimpiade Milan–Cortina kini tinggal menunggu waktu untuk dibuktikan. Atmosfer, keamanan, dan drama di arena akan menjadi penentunya. (Laporan ini dikutip dari dw.com).

 

Editor : Marthadi
#milan cortina 2026 #Olimpiade Musim Dingin 2026 #Jadwal Olimpiade Musim Dingin #Cortina dAmpezzo #Berita Olimpiade terbaru