Sempat tertinggal akibat sundulan tajam lawan, satu gol balasan dari Joseph Paintsil kini menjadi 'peluru' mematikan bagi tim raksasa MLS tersebut untuk menuntaskan misi di leg kedua nanti.
Drama di Panama: Sempat Tertinggal Bermain di bawah tekanan pendukung lawan, gawang LA Galaxy jebol lebih dulu pada menit ke-37 melalui sundulan Rodrigo Tello.
Tertinggal satu gol membuat skuat asuhan Greg Vanney tertekan, apalagi penampilan ofensif mereka dinilai belum konsisten di awal musim ini.
Namun, mentalitas juara berbicara. Joseph Paintsil muncul sebagai pahlawan dengan mencetak gol balasan di babak kedua.
Skor 1-1 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan. Hasil ini, dikutip dari FilmoGaz, memberikan keuntungan tipis bagi LA Galaxy berkat aturan gol tandang.
Skenario Lolos: Cukup Imbang Kaca Mata
Dengan hasil imbang 1-1 di leg pertama, LA Galaxy kini memegang kendali. Pada leg kedua yang akan digelar di Stadion Carson, tuan rumah hanya butuh hasil imbang 0-0 untuk melaju ke babak berikutnya.
Jika berhasil lolos, calon lawan berat sudah menunggu. Pemenang dari laga ini dijadwalkan akan bertemu dengan Mount Pleasant di babak 16 besar bulan depan.
Namun, jika skor berakhir imbang 1-1 dalam 90 menit di leg kedua, laga akan berlanjut ke babak tambahan hingga adu penalti.
Update Skuat: Kabar Baik di Tengah Tekanan
Menjelang laga penentuan, LA Galaxy mendapatkan suntikan tenaga baru. Gelandang Isaiah Parente dan Elijah Wynder dikabarkan sudah kembali masuk dalam grup meskipun sempat absen di laga sebelumnya.
Namun, tim medis masih belum memberi lampu hijau bagi Erik Thommy yang masih dalam masa pemulihan cedera lutut.
Kini beban berat ada di pundak sang pelatih. Ia harus memutuskan apakah akan bermain agresif untuk mengunci kemenangan cepat atau bermain aman demi menjaga keunggulan gol tandang.
Pilihan taktis ini akan menentukan apakah LA Galaxy akan melaju mulus atau justru terjungkal di hadapan pendukungnya sendiri.
Editor : Marthadi