Marc Marquez siap menghentak aspal MotoGP 2026 di Sirkuit Internasional Buriram, Thailand, membawa misi balas dendam setelah dihantam cedera bahu parah di Sirkuit Mandalika musim lalu yang sempat membuat kariernya di ujung tanduk.
Dikutip dari laporan Jawa Pos, pembalap andalan Ducati Lenovo ini tidak hanya sekadar kembali membalap. Rider asal Spanyol tersebut kini membidik torehan tinta emas: kemenangan ke-100 di semua kelas sepanjang karier balapnya.
Buriram bukan medan baru baginya; dari enam edisi, Marquez sudah mengoleksi tiga kemenangan di sana.
Namun, di balik ambisi besar itu, Marquez blak-blakan soal kondisi fisiknya yang belum seratus persen.
Melansir kutipan dari AFP, Marquez menegaskan bahwa bergabung dengan tim pabrikan berarti hanya ada satu tujuan: gelar juara.
"Jika Anda berada di tim Ducati Lenovo, Anda harus berjuang untuk kejuaraan dan itulah yang akan kami coba lakukan," tegas pembalap berusia 33 tahun tersebut.
Menariknya, Marquez menepis anggapan bahwa usia menjadi penghambat performanya.
Justru, tantangan terberat baginya adalah mengelola bekas luka cedera yang sering kambuh.
"Bukan menjadi lebih sulit karena usia, tetapi lebih sulit mengelola cedera. Secara mental saya masih merasa muda, tetapi cedera hal lain. Itu membuat tubuh saya lebih 'malas'," ungkap Marquez sebagaimana dikutip dari GPOne.
Kegalauan Marquez tidak berhenti di soal fisik. Masa depannya di Ducati pun masih menjadi teka-teki.
Meski pihak pabrikan Borgo Panigale menginginkan perpanjangan kontrak dua tahun, Marquez tampaknya masih ingin melihat sejauh mana tubuhnya bisa diajak berkompromi sebelum membubuhkan tanda tangan.
Akankah ‘The Baby Alien’ berhasil mencetak kemenangan ke-100 di akhir pekan ini, ataukah kondisi fisiknya yang ‘malas’ justru akan menjadi penghalang? Kita nantikan aksi spektakulernya mulai hari ini hingga 1 Maret mendatang.
Editor : Marthadi