Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Jorge Martin Kirim Sinyal Ancaman: Yakin Bisa Imbangi Marco Bezzecchi di MotoGP 2026

Rury Anjas Andita • Kamis, 5 Maret 2026 | 19:15 WIB

Jorge Martin dikabarkan jalani dua operasi tambahan. Tes Sepang MotoGP 2026 diragukan, Aprilia berharap Martin pulih tepat waktu.
Jorge Martin dikabarkan jalani dua operasi tambahan. Tes Sepang MotoGP 2026 diragukan, Aprilia berharap Martin pulih tepat waktu.

LombokPost – Jorge Martin yakin bisa mengimbangi Marco Bezzecchi dalam persaingan MotoGP 2026. Meski baru pulih dari cedera dan minim persiapan pramusim, pembalap Jorge Martin mampu membuka musim dengan performa menjanjikan di Grand Prix Thailand.

Pembalap yang memperkuat Aprilia Racing itu sukses finis kelima pada Tissot Sprint dan menempati posisi keempat saat balapan utama di Chang International Circuit. Hasil tersebut menjadi sinyal kuat bahwa Jorge Martin yakin bisa imbangi Marco Bezzecchi dalam perburuan gelar MotoGP 2026.

Padahal, Martin menjalani masa persiapan yang tidak ideal. Ia bahkan hanya mencatat 129 lap selama tes pramusim akibat pemulihan cedera yang panjang.

"Saya benci mengatakannya, tetapi dua bulan lalu saya bahkan tidak bisa membersihkan pantat saya sendiri. Dan hari ini saya kembali ke lima besar. Saya sangat bahagia. Saya sangat bahagia. Saya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua orang yang telah membantu saya, mendukung saya, keluarga saya, dan semua orang yang telah percaya pada saya. Saya telah bekerja keras selama musim dingin ini, mempersiapkan diri dalam segala hal, mempersiapkan mental, dan memiliki kepercayaan diri dalam pekerjaan saya. Dan saya telah berhasil melakukannya," tandasnya.

Duel Martin vs Bezzecchi Diprediksi Memanas

Performa Martin di Buriram semakin menarik karena ia mampu bertarung langsung dengan para rival kuat seperti Marc Marquez dan Pedro Acosta.

"Saya tidak berharap banyak. Saya hanya fokus untuk melakukan start yang bagus dan mengendalikan motor saya, tetapi saya merasa baik sejak awal. Saya mampu bersaing ketat dengan Marc Marquez dan Pedro Acosta lagi. Saya tertinggal jauh pada beberapa lap terakhir, tetapi saya berencana untuk mengejar Raul Fernandez. Saya banyak melintir, yang menyebabkan beberapa masalah, tetapi saya tetap senang. Saya melakukan tugas saya dan menyelesaikan balapan, yang merupakan tujuan saya. Saya merasa cukup baik secara fisik, jadi saya ingin meningkatkan performa lebih jauh lagi untuk balapan berikutnya," tegasnya.

Meski belum sepenuhnya nyaman dengan motor Aprilia RS-GP, Martin perlahan mulai menemukan ritme balapnya. Ia bahkan menggunakan set-up milik rekan setimnya Marco Bezzecchi sebagai titik awal pengembangan.

"Saya akan terus membangun dari sini. Saya merasa motor ini belum tepat untuk saya. Saya membuat langkah besar ke depan dalam balapan hari ini, tetapi saya masih mencari dasar saya. Saya memulai dengan motor Marco Bezzecchi pada hari Jumat. Sejak itu, saya perlahan bereksperimen dan menyesuaikan set-up. Saya mencoba beberapa hal saat pemanasan, tetapi tidak berhasil, jadi saya kembali ke set-up awal. Saya sedang membangun dasar saya. Setelah saya memilikinya, saya akan menyerang," ucap Martin.

Target: Bisa Imbangi Bezzecchi

Meski mengakui performa Bezzecchi masih lebih kuat saat ini, Martin tetap optimistis. Ia menegaskan bahwa musim MotoGP 2026 masih panjang dan peluang untuk mengejar tetap terbuka.

 

"Musim ini sangat panjang. Jika saya bisa mengendalikan semuanya, saya pikir saya bisa bersaing setara dengan Marco Bezzecchi. Saat ini, jelas dia berada di liga yang berbeda. Dia bisa menang, tetapi dia akan membuat kesalahan, jadi saya hanya perlu bersabar. Tingkat persaingan sangat tinggi dan para pesaing sangat kuat. Akan sulit untuk sampai ke sana, tetapi kami akan mencoba," tambahnya.

"Tahun lalu, tujuan kami adalah mempertahankan performa yang konsisten sepanjang tahun, dan kami berhasil mencapainya. Sekarang setelah kami melangkah maju dalam hal kecepatan, tantangannya adalah mempertahankan performa yang konsisten lagi, namun saya pikir kami telah mencapai tujuan itu. Mungkin akan ada balapan di mana kami tidak dapat memberikan 100 persen atau harus puas dengan hasil yang lebih buruk, tetapi kami di sini untuk bersaing dengan pabrikan lain," jelasnya.

Dengan hasil kuat di Thailand, Martin kini berada di papan atas klasemen sementara. Ia juga mengakui hasil di Buriram jauh melampaui ekspektasi awalnya.

"Balapan ini jauh melebihi ekspektasi saya, yang selalu penting. Saya tidak akan memberikan nilai sempurna, karena podium dimungkinkan mengingat keadaan. Namun demikian, saya berada di peringkat keempat dalam klasemen. Saya tidak yakin di mana posisi saya, tetapi ini adalah akhir pekan dan tes yang solid, jadi saya hanya ingin terus mencari cara untuk meningkatkan diri," pungkasnya.

Editor : Rury Anjas Andita
#MotoGP #Marco Bezzecchi #Jorge Martin #MotoGP 2026