Dikutip dari laporan BBC Sport, ketegangan di kubu Spurs mencapai titik didih setelah pelatih interim Igor Tudor gagal total dalam empat laga pertamanya, menelan kekalahan beruntun dan kebobolan hingga 14 gol.
Bahkan, muncul kabar burung yang kian kencang mengenai kembalinya sang legenda, Harry Redknapp, untuk menyelamatkan klub dari kehancuran.
Skandal Bangku Cadangan dan Debut Bocah 17 Tahun Keputusan Slot untuk memarkir Salah—yang merupakan pencetak gol terbanyak sepanjang masa melawan Spurs—di bangku cadangan benar-benar di luar nalar banyak pihak.
Sebagai gantinya, Liverpool justru memberikan panggung kepada pemain muda berusia 17 tahun, Rio Ngumoha, untuk mencicipi debut pertamanya di Premier League.
Di sisi lain, kondisi Tottenham jauh lebih memprihatinkan. Igor Tudor hanya mampu membawa tujuh pemain cadangan ke Anfield karena badai cedera yang menghantam 13 pemain utamanya.
"Mereka (manajemen Spurs) tahu di mana saya berada jika mereka membutuhkan saya," ungkap Harry Redknapp yang seolah memberi lampu hijau untuk melakukan comeback sensasional ke London Utara.
Statistik 'Kiamat' Bagi Spurs Tottenham saat ini benar-benar sedang "berjalan tidur menuju tepi tebing".
Jika mereka gagal mencuri poin di Anfield, ini akan menjadi rekor terburuk klub dengan 12 pertandingan tanpa kemenangan di awal tahun kalender 2026.
Statistik mencatat hanya tiga tim dalam sejarah Premier League yang memiliki catatan lebih buruk dari ini, dan ketiganya berakhir dengan degradasi.
Akankah taktik 'nekat' Arne Slot dengan mencadangkan Salah akan berbuah manis, atau justru menjadi jalan bagi Tottenham untuk bangkit dari kubur di bawah bayang-bayang Harry Redknapp?
Pertempuran di Anfield malam ini bukan sekadar mengejar poin, tapi soal pertaruhan harga diri dan kelangsungan hidup di kasta tertinggi.
Editor : Marthadi