Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Sentilan Pedas Nemanja Matic Sebut Sepak Bola Italia Terjebak di Era 90-an dan Ketinggalan Zaman!

Ivan Mardiansyah • Selasa, 24 Maret 2026 | 12:27 WIB

Tamparan Keras! Nemanja Matic sebut sepak bola Italia terjebak di era 90-an. Bongkar borok sistem akademi yang ketinggalan zaman.
Tamparan Keras! Nemanja Matic sebut sepak bola Italia terjebak di era 90-an. Bongkar borok sistem akademi yang ketinggalan zaman.

LombokPost – Gelandang berpengalaman asal Serbia, Nemanja Matic, melontarkan kritik menohok terhadap perkembangan sepak bola Italia. Mantan pemain AS Roma itu menilai sistem pembinaan di Negeri Pizza tersebut masih tertinggal jauh dan belum mampu beradaptasi dengan tuntutan sepak bola modern.

Tanpa ragu, Nemanja Matic menyebut bahwa pola pikir dan metode yang diterapkan di sana seolah berhenti berputar. "Sepak bola Italia terjebak di era 90-an," cetus Matic dalam sebuah wawancara yang langsung memicu kontroversi.

Menurut Nemanja Matic, akar permasalahan terbesar bukan pada strategi tim senior, melainkan pada akademi pemain muda. Pandangan ini ia sampaikan bukan tanpa dasar, melainkan hasil pengamatan langsung saat mendampingi putranya menimba ilmu di sana.

"Masalah utamanya ada pada akademi pemain muda. Saya melihatnya sendiri melalui anak saya. Sistemnya belum berkembang secara optimal," tegas pemain yang pernah merumput di Premier League tersebut.

Nemanja Matic kemudian membandingkan sepak bola Italia dengan sistem pembinaan di Inggris dan Prancis yang dinilainya jauh lebih progresif. Di negara-negara tersebut, pemain muda tidak hanya dijejali taktik yang kaku, tetapi didorong untuk mengeksplorasi kreativitas individu sejak dini.

Baca Juga: Harga Alessandro Bastoni Turun Drastis, Barcelona Berpeluang Gaet Bek Inter Milan dengan Diskon Besar

"Di sana (Inggris dan Prancis), mereka mengajarkan cara menggiring bola, mengasah teknik, dan mendorongmu untuk bersenang-senang sambil mencari solusi di lapangan," tambah Nemanja Matic.

Kritik ini seolah menjadi tamparan keras bagi sepak bola Italia yang selama ini sangat membanggakan aspek taktis. Namun, menurut Matic, kefantisan terhadap taktik justru membunuh kreativitas dan talenta alami para pemain muda yang seharusnya menjadi masa depan liga.

Pernyataan Nemanja Matic ini kini menjadi bahan diskusi hangat di kalangan pengamat sepak bola Eropa, terutama mengenai perlunya revolusi besar-besaran di level akademi pemain muda agar Italia tidak semakin tertinggal dari negara tetangganya.

Baca Juga: Dari Venezia ke Puncak Asia, Nilai Jay Idzes Meledak Nyaris 12 Kali Lipat

Editor : Jelo Sangaji
#liga italia #Sepak bola Italia hari ini #serie a #Berita Bola Internasional #nemanja matic