LombokPost - Jannik Sinner langsung tancap gas di awal musim lapangan tanah liat. Tampil di Monte-Carlo Masters, petenis Italia itu menunjukkan performa dominan dengan mengalahkan Ugo Humbert dua set langsung 6-3, 6-0, Selasa (8/4).
Kemenangan ini menjadi sinyal kuat bahwa Sinner siap melanjutkan tren impresifnya setelah menyapu “Sunshine Double” tanpa kehilangan satu set di Indian Wells dan Miami. Hanya berselang sembilan hari, ia mampu langsung beradaptasi di lapangan tanah liat dengan permainan agresif dan konsisten.
“Itu penampilan yang bagus dari saya. Di lapangan tanah liat, Anda harus sedikit mengubah gaya bermain,” ujar Sinner usai laga.
Meski sempat mendapat perlawanan di awal pertandingan, Sinner cepat menemukan ritme permainan. Ia tampil dominan di set kedua dengan hanya kehilangan enam poin, sekaligus memastikan tiket ke babak ketiga Monte-Carlo untuk tahun keempat berturut-turut.
Secara statistik, performa Sinner juga mengesankan. Ia kini mencatatkan 36 kemenangan set beruntun di level ATP Masters 1000, melanjutkan tren sejak gelar di Paris, Indian Wells, hingga Miami.
Selain memburu gelar Masters 1000 pertamanya di lapangan tanah liat, Sinner juga memiliki misi besar lainnya—merebut kembali posisi nomor satu dunia dari rival utamanya, Carlos Alcaraz.
Di babak berikutnya, Sinner akan menghadapi pemenang duel antara Francisco Cerundolo dan Tomas Machac. Jika terus melaju, ia berpotensi bertemu Alcaraz di final dalam duel panas perebutan supremasi ATP.
Sementara itu, laga lain diwarnai insiden cedera. Roberto Bautista Agut terpaksa mundur saat tertinggal dari Matteo Berrettini.
Berrettini kini menghadapi tantangan berat di babak kedua melawan Daniil Medvedev. Kekalahan di laga tersebut berpotensi membuatnya terlempar dari 100 besar dunia untuk pertama kalinya sejak April 2024.
Dengan performa impresif ini, Sinner tak hanya menunjukkan kesiapan di lapangan tanah liat, tetapi juga mengirim pesan kuat bahwa dirinya siap kembali merebut takhta nomor satu dunia.
Editor : Rury Anjas Andita