Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

PABSI NTB Kirim Lifter Andalan ke Kejurnas Angkat Besi Senior 2026, Targetkan Dua Medali Emas

Pujo Nugroho • Selasa, 14 April 2026 | 06:55 WIB
Tim angkat besi NTB saat dilepas KONI NTB menuju Kejurnas Angkat Besi Senior 2026. (IST/LOMBOK POST)
Tim angkat besi NTB saat dilepas KONI NTB menuju Kejurnas Angkat Besi Senior 2026. (IST/LOMBOK POST)
 

LombokPost - Pengprov Persatuan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PABSI) NTB resmi mengirim kontingen untuk berlaga di ajang Kejurnas Angkat Besi Senior 2026. Sebanyak 8 atlet didampingi tiga official diberangkatkan menuju Jawa Barat untuk bersaing di 7 nomor pertandingan bergengsi.

Langkah ini menjadi momentum penting bagi PABSI NTB dalam mengukur kesiapan fisik dan mental para lifter daerah. Wakil Ketua KONI NTB Suhaimi, menyebutkan bahwa partisipasi di Kejurnas Angkat Besi Senior 2026 merupakan ajang pemanasan yang krusial sebelum para atlet turun di ajang Porprov 2026 maupun PON 2028.

”Kejurnas ini menjadi bahan evaluasi bagi pelatih dan atlet angkat besi NTB yang sudah berlatih keras. Tanpa kompetisi resmi, kita tidak akan tahu sejauh mana perkembangan mereka. Kita juga bisa memetakan kekuatan lawan dari provinsi lain sebagai persiapan menuju PON 2028,” ujar Suhaimi saat pelepasan atlet angkat besi di Sekretariat KONI NTB, Senin (13/4).

Sementara itu, Pelatih Angkat Besi NTB Sori Enda Nasution menegaskan bahwa timnya sudah menjalani persiapan matang selama delapan bulan terakhir. Melalui program pelatihan terpusat yang disusun PABSI NTB, para atlet kini dalam kondisi puncak untuk mengejar prestasi di tingkat nasional.

”Target kami adalah membawa pulang dua medali emas, khususnya di kelas +95 kg. Kami optimistis atlet angkat besi lainnya juga mampu mencuri medali di nomor lain. Ini adalah evaluasi awal setelah mereka lama tidak merasakan atmosfer kompetisi resmi,” tegas Sori Enda.

Ambisi besar memang dipatok PABSI NTB. Hasil dari Jawa Barat nanti akan menjadi acuan utama untuk menyongsong PON 2028. Dengan komposisi atlet yang didominasi usia muda, mereka diproyeksikan menjadi ujung tombak prestasi NTB di masa depan, dengan target ambisius 5 medali emas pada PON 2028.

Baca Juga: Siap Tempur! PABSI NTB Boyong Atlet Naturalisasi dan Gelar Pelatda Mandiri Demi Emas PON Nusa Tenggara 2028

Delapan lifter NTB yang diturunkan adalah Gunawan di kelas 65 kilogram; Muhammad Fadillah di kelas 70 kilogram; Bambang Wijaya di kelas 85 kilogram; Dimas Setya Dharma dan Muhammad Ramadhan turun di kelas +95 kilogram;

Sementara lifter putri yang turun adalah Yolanda Putri di kelas 53 kilogram, Siti Nurhaliza Deliana Putri di kelas 69 kilogram, dan Febriana Wahyu Ningsih di kelas +69 kilogram.

Ketua Pengprov PABSI NTB Karina de Vega, turut memberikan suntikan semangat kepada para patriot olahraga ini. Karina menekankan pentingnya sportivitas dan daya juang selama bertanding di Kejurnas Angkat Besi Senior 2026.

Baca Juga: Target Dua Emas PON 2028, PODSI NTB Gandeng Lanal Mataram Perkuat Atlet Dayung NTB

”Saya berharap seluruh atlet angkat besi NTB dapat memberikan kemampuan terbaiknya di atas panggung kejurnas. Jaga nama baik daerah dan manfaatkan kesempatan ini untuk mematangkan mental bertanding,” ujarnya.

”Kami di PABSI NTB akan terus mengawal perkembangan kalian hingga mencapai puncak prestasi di Porprov 2026 dan puncaknya di PON 2028 nanti,” pungkas Karina.

Editor : Pujo Nugroho
#Kejurnas Angkat Besi Senior 2026 #Sori Enda Nasution #Pon 2028 #PABSI NTB #angkat besi