Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Susy Susanti Gantikan Rudy Hartono Pimpin PB Jaya Raya: Imelda Berharap Bisa Tegas, tapi Tetap Pakai Hati

Redaksi • Kamis, 2 Juli 2026 | 11:39 WIB
Susy Susanti (IG)
Susy Susanti (IG)

LombokPost - Susy Susanti dipercaya menjadi Ketua Persatuan Bulu Tangkis (PB) Jaya Raya. Peraih emas tunggal putri Olimpiade Barcelona 1992 itu menggantikan Rudy Hartono, legenda badminton Indonesia yang delapan kali menjuarai tunggal putra All England.

“Suatu kehormatan buat saya terpilih menjadi Ketua Umum PB Jaya Raya saat ulang tahun PB Jaya Raya yang ke-50,” ungkap Susy kepada Jawa Pos melalui instant messaging, Rabu (1/7).

Penunjukan perempuan kelahiran Tasikmalaya, Jawa Barat, pada 11 Februari 1971 itu  memang diumumkan bertepatan dengan perayaan HUT ke-50 PB Jaya Raya di Gedung Jaya, Jakarta, Senin (29/6).

Baca Juga: Seru-Seruan Main Bulu Tangkis Bersama Komunitas Badminton.Yukk, Lapangan Jadi Ajang Relaksasi, Pulang Olahraga Fresh Lagi

 Istri Alan Budi Kusuma, peraih emas tunggal putra Olimpiade Barcelona 1992, tersebut juga menyampaikan, terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan.

Menurutnya, amanah tersebut merupakan tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan penuh integritas, kerja keras, dan semangat kebersamaan.

“Saya turut memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Pak Rudy Hartono dan Ibu Imelda Wiguna selaku ketua dan ketua harian Klub Jaya Raya sebelumnya atas dedikasi, pengabdian, dan fondasi yang telah dibangun. Semoga segala kontribusi yang telah diberikan menjadi inspirasi bagi kita semua untuk terus melanjutkan dan meningkatkan prestasi Klub Jaya Raya,” tulisnya.

Baca Juga: Bulu Tangkis Bukan Sekadar Tren tapi Investasi Masa Depan, Pengprov PBSI NTB Rutin Gelar Kejuaraan

Atlet Berprestasi

Susy berharap, Klub Jaya Raya bisa terus melahirkan atlet-atlet yang berprestasi, membanggakan, serta mengharumkan nama Indonesia di dunia. Adapun Imelda berharap Susy bersama Rosiana Tendean yang menjabat ketua harian bisa melakukan apa yang tidak bisa dilakukannya.

Apa itu? “Turun lapangan. Kalau aku kan sudah tua ya. Aku tuh udah mikir sebetulnya, udah lima tahunan gitu. Dengan yang lebih muda itu aku berharap bisa menghadapi tantangan yang luar biasa,” katanya saat dihubungi Jawa Pos.

Baca Juga: Pembinaan Atlet Bulu Tangkis Berprestasi Jadi Tantangan, Berharap Dukungan Pemerintah dan PBSI

Imelda menyebutkan, persaingan di badminton saat ini jauh lebih ketat dan bukan hanya di Indonesia. Di skala internasional juga demikian. “Dulu nggak pernah mikir Kanada bagus, ya kan. Kanada tahun 1974, saya bersama Lim Swie King dan lainnya dikirim ke Kanada untuk memperkenalkan bulu tangkis pada 1974. Nah, sekarang Kanada berkembang terus, begitu pula Taiwan, Prancis, dan Spanyol,” ucap perempuan yang sudah 12 tahun menjabat ketua harian PB Jaya Raya itu.

Karena itu, dia merasa perlu pemimpin yang lebih muda untuk terus memajukan badminton Indonesia. Di kepemimpinan Susy, Imelda berharap Klub Jaya Raya bisa tegas membuat peraturan, tapi tetap menggunakan hati.

“Karena kita menangani manusia ya, yang berbicara soal prestasi. Karena anak-anak yang kita tangani tuh, kadang-kadang tuh, ada yang umur 10 tahun gitu kan,” sebutnya. (raf/ttg/JPG/r3)

Editor : Redaksi Lombok Post Online
#susi susanti #Jaya Raya #Rudy Hartono #olimpiade #Bulu tangkis