Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Sah Pimpin Perkemi NTB, Syamsuriansyah Siap Gaspol Masukkan Kempo ke Sekolah dan Cetak Kenshi Berprestasi

Pujo Nugroho • Sabtu, 4 Juli 2026 | 15:13 WIB
Ketua Pengprov Perkemi NTB Dr Samsuriansyah bersama jajaran pengurus didampingi Ketua PB Perkemni, KONI NTB, dan pimpinan cabor usai pelantikan. (PUJO/LOMBOK POST)
Ketua Pengprov Perkemi NTB Dr Syamsuriansyah bersama jajaran pengurus didampingi Ketua PB Perkemni, KONI NTB, dan pimpinan cabor usai pelantikan. (PUJO/LOMBOK POST)

 

 

LombokPost - Langkah progresif langsung diambil jajaran pengurus baru Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (Perkemi) NTB. Dr Syamsuriansyah secara resmi mengemban amanah baru sebagai Ketua Pengprov Perkemi NTB untuk masa bakti periode 2026-2030 setelah menjalani prosesi pelantikan yang digelar di Hotel Lombok Raya, Sabtu (4/7).

Dalam momentum penting ini, prosesi pelantikan pengurus baru Pengprov Perkemi NTB tersebut dihadiri langsung sejumlah pimpinan pengprov cabor, pengurus Perkemi kabupaten/kota, hingga berbagai stakeholder olahraga. Dinamika baru ini memunculkan optimisme besar bahwa olahraga kempo akan semakin bersinar dan mampu mempertahankan tradisi raihan medali emas yang selama ini konsisten disumbangkan kenshi Bumi Gora.

Ketua Pengprov Perkemi NTB Dr Syamsuriansyah menegaskan komitmennya untuk langsung tancap gas demi mendongkrak prestasi kempo NTB. Menurutnya, sinergi internal organisasi mutlak diperlukan guna memastikan para atlet siap mempertahankan sekaligus melampaui rentetan capaian prestisius yang berhasil diperoleh kepengurusan periode-periode sebelumnya.

Baca Juga: Intip Kesiapan Venue PON 2028 di NTB, Ketua KONI Pusat Puji Kualitas Venue

”Saya mengajak seluruh pengurus untuk siap mempertahankan dan melebihi prestasi kempo yang diperoleh sebelumnya. Cabor kempo ini adalah cabang olahraga yang sangat menarik, karena dalam setiap event nasional maupun regional, kita selalu berhasil membawa pulang medali emas. Oleh sebab itu, dukungan penuh dari Dikpora NTB serta seluruh stakeholder sangat kami harapkan,” tegas Syamsuriansyah.

Lebih lanjut, Syamsuriansyah mengakui tantangan berat yang dihadapi di tengah fluktuasi kondisi fiskal negara saat ini. Namun, keterbatasan tersebut dinilai bukan menjadi penghalang bagi kebangkitan kempo NTB karena olahraga dinilai menjadi instrumen paling efektif untuk merajut tali silaturahmi sekaligus membangun karakter mental juara pada diri generasi muda NTB.

Demi mewujudkan mimpi besar tersebut, Samsuriansyah bersama Pengprov Perkemi NTB menaruh harapan besar agar olahraga beladiri ini dapat segera diintegrasikan menjadi salah satu kegiatan ekstrakurikuler resmi di sekolah-sekolah melalui kerja sama strategis dengan pihak Dikpora NTB. Upaya masif ini dinilai menjadi kunci utama untuk merangsang minat anak muda agar mencintai cabang olahraga kempo sejak usia dini.

Baca Juga: Tinjau Venue PON XXII 2028, Ketum KONI Pusat Puji Kesiapan NTB

”Sebagai langkah konkret ke depan, Perkemi NTB akan segera melakukan kegiatan roadshow ke seluruh jaringan sekolah dan perguruan tinggi di wilayah NTB. Agenda ini menjadi misi utama kami untuk memasyarakatkan olahraga kempo secara luas, sehingga bakat-bakat terpendam calon pemenang medali emas masa depan bisa kita jaring secara optimal sejak dini,” tuturnya.

Manajemen organisasi Pengprov Perkemi NTB juga menekankan pentingnya kesadaran kolektif agar tidak cepat berpuas diri dengan torehan medali emas yang sudah sukses diraih saat ini. Karena atlet peraih medali emas tidak selamanya akan bertanding. Sehingga proses regenerasi atlet mutlak dijalankan secara konsisten lewat jalur sosialisasi terstruktur di seluruh jenjang pendidikan formal.

Gebrakan ini mendapat respons positif dan apresiasi tinggi dari Kepala Dinas Dikpora NTB Syamsul Hadi. Pihaknya menegaskan bahwa sebuah prestasi tidak akan pernah bisa lahir dari proses instan, melainkan membutuhkan fondasi pembinaan atlet yang solid, terukur, berkelanjutan, serta ditopang oleh sinergitas yang harmonis.

”Pengprov yang baru dilantik hari ini harus mampu dengan cepat menghadirkan program kerja yang nyata dan berorientasi penuh pada pencapaian prestasi kempo di kancah nasional maupun internasional. Saya berharap jadikan organisasi ini sebagai rumah besar yang inklusif bagi seluruh kenshi,” ujarnya.

Baca Juga: Persiapan PON 2028, NTB Usulkan Rp 700 Miliar ke Pusat

Di sisi lain, Ketua PB Perkemi Laksamana Madya (Purn) Agus Setiadji memaparkan peta jalan sejarah perkembangan olahraga bela diri ini yang kini telah menyentuh usia emas 80 tahun di dunia dan 60 tahun berkiprah di Indonesia. Hingga saat ini, tercatat ada sekitar 215 ribu kenshi aktif di tanah air, di mana kontribusi NTB tergolong luar biasa dengan memiliki lebih dari 1.500 kenshi aktif.

Meskipun tantangan ke depan diprediksi akan semakin berat, PB Perkemi memiliki ambisi besar untuk menghidupkan kembali South East Asia Shorinji Kempo Association (SEASKA). Langkah diplomasi olahraga internasional ini dirancang sebagai jembatan strategis agar olahraga kempo bisa segera dipertandingkan secara resmi di ajang bergengsi SEA Games pada tahun 2027 atau 2029, dengan target akhir menembus panggung Olimpiade.

Editor : Pujo Nugroho
#Dr Samsuriansyah #PB Perkemi #Agus Setiadji #Perkemi NTB #Kempo