Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Bank Mandiri Taspen Bekali Calon Pensiunan

Administrator • Rabu, 11 Desember 2019 | 16:19 WIB
PRAKTIK: Peserta pembekalan wirausaha diperkenalkan dengan peralatan yang diperlukan untuk budidaya hidroponik, kemarin (10/12).
PRAKTIK: Peserta pembekalan wirausaha diperkenalkan dengan peralatan yang diperlukan untuk budidaya hidroponik, kemarin (10/12).
TANJUNG-Bank Mandiri Taspen (Mantap) membekali ASN Lombok Utara yang akan memasuki masa purna tugas dengan keahlian hidroponik, kemarin (10/12). ”Program ini sangat bagus. Ini salah satu persiapan bagi ASN setelah memasuki masa pensiun,” ujar Asisten III Setda Lombok Utara Melta.

Ia menjelaskan, pelatihan hidroponik sangat cocok bagi pensiunan ASN. Hidroponik tidak membutuhkan modal besar dan lahan yang luas.

”Ini bisa dilakukan di halaman rumah sendiri,” katanya.

Dengan pembekalan ini, Melta berharap ASN yang akan memasuki pensiun dan sudah pensiun memiliki aktivitas. Sebab selama ini, ASN yang telah pension, kebanyakan tidak memiliki pekerjaan dan aktivitas ekonomis. ”Ini yang harus diubah,” tuturnya.

Kepala BKD dan PSDM Lombok Utara M Najib menjelaskan, kegiatan pembekalan bagi ASN yang memasuki purna tugas sudah diinisiasi Pemkab Lombok Utara.

”Dulu kita sudah bekali dengan program budidaya bebek dan pengolahan hasil pertanian,” katanya.

Namun program ini terhenti di 2018, karena Lombok Utara mengalami bencana gempa bumi. Sehingga seluruh program di OPD diarahkan untuk proses rehab rekon.

”Pelalui pembekalan hidroponik ini, ASN yang akan pensiun jadi punya banyak pilihan untuk menekuni wirausaha yang mana,” ujarnya.

Menurut Najib, masa pensiun memang menjadi momok bagi ASN. Biasanya ASN bingung akan melakukan apa setelah pensiun. Karenanya pembekalan ini bisa memberikan pencerahan bagi ASN kedepannya.

Tetapi program ini diharapkan tidak hanya sekadar memberi ilmu. Pihak terkait juga harus memikirkan pemasaran hasil wirausaha pensiunan ASN ini.

”Pensiunan ASN yang berwirausaha ini biasanya malu mau memasarkan produknya. Jadi kalau bisa harus jelas juga untuk pasar mereka,” katanya.

Sementara itu, Kasi Kepesertaan Taspen Cabang Mataram I Dewa Putu Wenten mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu program pemerintah pusat. Tujuannya agar ASN sebelum pensiun sudah berwirausaha dan memiliki modal menghadapi masa pensiun.

”Jadi saat pensiun nanti ASN tidak kaget lagi karena penghasilan berkurang. Karena mereka punya sumber penghasilan yang lain,” paparnya.

Kepala Cabang Bank Mandiri Taspen Mataram I Gusti Agung Bagus Robi Putrawan menjelaskan, kegiatan ini merupakan lanjutan dari program yang sudah dilakukan di Lombok Utara beberapa waktu lalu.

”Kalau sebelumnya hanya teori, sekarang kita lengkapi dengan praktik. Khususnya terkait hidroponik,” katanya.

Hidroponik dipilih karena jenis wirausaha ini tidak membutuhkan modal yang besar serta lahan yang luas. Pensiunan ASN bisa melakukannya di pekarangan rumah masing-masing. Tanaman hidroponik bisa menjadi penghias rumah, tetapi juga bisa menambah penghasilan.

”Harapan kami dengan pelatihan ini bisa tumbuh wirausaha baru,” cetusnya.

Menurut Agung, pelatihan yang dilakukan ini dari hulu ke hilir. Artinya pasar bagi wirausaha pensiunan ASN juga sudah disiapkan. Khusus untuk tanaman hidroponik ini, sudah ada pihak ketiga yang siap menampung hasil panen penisunan ASN.

”Pasarnya sudah jelas. Kita ada swalayan dan hotel-hotel yang membutuhkan pasokan,” tandasnya. (puj/r4) Editor : Administrator
#bank mandiri