LombokPost-Dikes Kabupaten Lombok Utara (KLU) mengapresiasi peran berbagai pihak dalam penanganan masalah kesehatan.
”Kami siap berkolaborasi agar masyarakat lebih sehat,” kata Kadis Kesehatan KLU H Abdul Kadir.
Ia mengatakan tugas pihaknya menemukan berbagai macam gejala penyakit di tengah masyarakat. Selanjutnya mengarahkan agar mendapatkan penanganan dengan baik.
”Dalam hal ini kolaborasi semua pihak bisa memberikan penanganan yang lebih cepat,” imbuhnya.
Lombok Care adalah salah satu pihak yang turut membantu. Mereka mendorong adanya deteksi dini dan penanganan anak clubfoot /CTEV (kaki bengkok).
Usia anak-anak yang di tangani adalah saat ini rata-rata di atas dua tahun,” kata Pembina Yayasan Lombok Care Mindie Melanie.
Tercatat 17 anak KLU pernah ditangani. ”Penyakit ini mengakibatkan cacat hingga dewasa dan menjadi disabilitas,” terangnya.
Wakil Bupati Lombok Utara Danny Karter Febrianto Ridawan mengatakan Dinas kesehatan bersama dengan Dinas Sosial KLU telah bekerja keras untuk memastikan seluruh masyarakat mendapatakan akses kesehatan yang sama.
Termasuk menjalin kerja sama dengan beberapa pihak lainnya untuk mempermudah masyarakat KLU memperoleh akses kesejahteraan sosial.
”Saya berharap ke depan Lombok Utara memiliki generasi muda yang memiliki fisik yang baik, mental yang baik, dan memberikan pikiran-pikiran cerdas bagi pembangunan daerah,” katanya.
Pemenuhan kesehatan menjadi amanat dan tanggung jawab bersama.
”Penanganan dan deteksi dini anak-anak yang lahir dengan beberapa kekurangan segera ditangani, sehingga bisa mengurangi disabilitas,” katanya memberi arahan. (nur/r9)
Editor : Redaksi Lombok Post