LombokPost-Pemkab Lombok Utara menilai pentingnya pengawas obat dan makanan di daerah.
Hal ini disampaikan Bupati Lombok Utara Djohan Sjamsu saat melantik Satuan Karya Pramuka (Saka) POM Kwarcab Lombok Utara 2024, Senin (6/5).
”Pemerintah ingin memastikan bahwa masyarakat memiliki akses terhadap informasi yang benar dan akurat tentang produk-produk kesehatan dan kecantikan. Termasuk memahami manfaat, risiko dan cara penggunaannya,” kata Djohan Sjamsu.
Kepala BBPOM Mataram Yosef Dwi Irwan mengatakan BPOM Mataram membentuk Saka POM sebagai salah satu mitra strategis BPOM dalam meningkatkan efektivitas pengawasan obat dan makanan yang ada di daerah.
Kerja sama keduanya telah terjalin sejak beberapa tahun belakangan ini melalui pengembangan Saka POM.
Tiga Krida telah dibentuk sebagai wadah kegiatan dari Saka POM, yaitu Krida Pengujian Sederhana, Krida Pemantauan Obat dan Makanan, serta Krida Informasi Obat dan Makanan.
”Dengan terbentuknya Saka ini diharapkan ketersediaan obat dan makanan bergizi dapat diwujudkan,” pungkasnya. (nur/r12)
Editor : Kimda Farida