LombokPost-Lembaga Saiful Mujani Research & Consulting (SMRC) merilis hasil surveinya terhadap elektabilitas pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Lombok Utara pada Minggu (10/11) lalu.
Hasilnya paslon nomor urut 1 Najmul Akhyar-Kusmalahadi unggul dengan tingkat keterpilihan 53,8 persen.
Najmul ketika dihubungi mengaku bersyukur dengan hasil survei yang mengungguli dirinya tersebut. Kata dia, ini buah dari hasil perjuangan, kekompakan tim di lapangan.
”Kita berusaha memaksimalkan pelibatan anak muda para tokoh dan lainnya,” katanya, Selasa (12/11).
Tetapi dia meminta timnya serta simpatisan untuk tidak merasa puas dengan survei yang dikeluarkan SMRC.
Najmul meminta tim dan simpatisan terus memaksimalkan kerja-kerja politik dengan semakin masif memperkenalkan pasangan Najmul-Kus.
”Harapan kepada seluruh tim, jadikan hasil survei pelecut semangat untuk terus bergerak berjuang lebih kuat. Masih ada tenggang waktu hingga hari pencoblosan, sehingga perjuangan perlu dimaksimalkan,” pesannya.
Najmul menambahkan pihaknya tentu mempercayai kredibilitas dari lembaga SMRC.
Sebagai lembaga survei nasional yang sangat terpercaya, pasti akan bekerja secara profesional dan metodologis. Soal ada pihak yang meragukan, itu terserah masing-masing orang
”Siapapun berhak menilai, memberikan pendapat, apalagi kita dalam kompetisi, silahkan orang menilai apa saja. Tapi ini adalah hasil lembaga survei nasional dan mereka pasti mempertahankan kredbilitas. Kami yakini obyektifitasnya,” tegas Najmul.
Sebelumnya, Direktur Eksekutif SMRC Deni Irvani mengatakan, survei dilakukan dari 27 Oktober sampai 2 November.
Survei ini melibatkan 410 responden yag dipilih secara acak. Dengan sasaran warga yang sudah memiliki hak pilih atau sudah berusia 17 tahun ke atas.
Dengan pertanyaan ini, elektabilitas Najmul-Kus berada di angka 53,8 persen. Keunggulan dengan selisih cukup jauh dari dua paslon lainnya.
Danny-Zaki memiliki tingkat keterpilihan 25,6 persen, dan elektabilitas Muchsin Efendi-Junaidi Arif 16,3 persen. Sedangkan yang belum tahu dan tidak menjawab 4,3 persen. (bib/r12)
Editor : Kimda Farida