Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Program Pemerintah Intervensi Kemiskinan Ekstrem Disesuaikan Kebutuhan

nur cahaya • Minggu, 12 Januari 2025 | 15:20 WIB

 

Fathurrahman
Fathurrahman
 

LombokPost-Jumlah kemiskinan ekstrem di Lombok Utara saat ini terdata 1.045 keluarga. Akan tetapi pemerintah akan terus melakukan verifikasi dan validasi terhadap data tersebut agar datanya lebih akurat.

Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (P3A) KLU Faturrahman mengatakan pemerintah terus melakukan berbagai program dalam mengintervensi masalah kemiskinan ekstrem. Intervensi ini disesuaikan dengan kebutuhan spesifik masyarakat.

Faturrahman menerangkan bahwa tidak semua masyarakat miskin membutuhkan bantuan yang sama. Beberapa individu mungkin saja membutuhkan bantuan berupa sembako. Tetapi ada juga di antara mereka membutuhkan bantuan berupa modal usaha atau pelatihan keterampilan.

”Di antara mereka yang kami identifikasi, ada yang produktif, ada yang memiliki jiwa wirausaha. Kami akan sesuaikan bantuan yang diberikan. Bagi mereka yang tidak mampu sama sekali, tidak memiliki aset, kami akan memberikan sembako. Tapi, bagi yang punya potensi usaha, kami akan bantu dengan modal usaha atau pelatihan keterampilan,” jelasnya.

Fathurrahman yakin dengan pendekatan yang  tepat, disertai data yang lebih akurat, KLU bisa mencapai target menurunkan kemiskinan di bawah 1.000 pada tahun ini. Ini untuk mengejar target pemerintah pusat yang menargetkan kemiskinan ekstrem di seluruh Indonesia akan terhapus pada tahun 2026.

”Kami berharap, dengan hasil verifikasi yang lebih akurat dan intervensi yang tepat sasaran, mudah-mudahan dalam jangka waktu dua tahun ini kita bisa tuntaskan kemiskinan ekstrem di KLU,” tutupnya. (bib/r12)

Editor : Rury Anjas Andita
#Data #Ekstrem #intervensi #masyarakat #Pemberdayaan #kemiskinan #verifikasi #validasi #Lombok Utara