Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Sarana Prasarana Belum Lengkap, Kantor DPRD KLU Belum Bisa Ditempati

nur cahaya • Rabu, 30 April 2025 | 15:25 WIB

 

Photo
Photo
 

LombokPost-Pembangunan Kantor DPRD KLU sudah selesai dikerjakan pada Februari 2025 lalu. Tetapi hingga saat ini para wakil rakyat belum bisa menempati gedung lantai dua itu.

Ketua DPRD KLU Agus Jasmani mengatakan sampai saat ini tidak ditempati karena sarana penunjang belum lengkap. Seperti untuk pengadaan interior yang kemungkinan akan dianggarkan di APBD perubahan 2025 nanti. ”Sekarang belum ada apa-apa,” katanya.

Politisi PKB itu menyampaikan kantor baru DPRD dinilainya sudah sangat representatif. Dengan tempat kerja yang lebih nyaman, nantinya diharapkan mampu meningkatkan kinerja para anggota legislatif. Di samping akan dilengkapi sarana penunjang, pada tahun ini juga akan ada penambahan ruang sidang.

Kabid Cipta Kerja Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPR-PKP) Rangga Wijaya mengatakan pihaknya sudah mengajukan lelang penambahan ruang sidang. ”Kita berharap bulan depan sudah bisa lelang agar bisa dikerjakan. Sebenarnya bisa saja ditempati dulu, kita memang sarankan agar ditempati saja,” kata Rangga.

SUDAH DIAUDIT: Kantor DPRD KLU masih belum ditempati karena sarana penunjang belum lengkap meskipun sudah rampung dikerjakan.
SUDAH DIAUDIT: Kantor DPRD KLU masih belum ditempati karena sarana penunjang belum lengkap meskipun sudah rampung dikerjakan.

Rangga menjelaskan beberapa waktu lalu tim audit dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) turun melihat hasil pekerjaan. Dalam pemeriksaan tersebut, dilibatkan juga Inspektorat KLU. Tim memeriksa seluruh fisik bangunan. ”Lihat barang ada yang belum dipasang atau bagaimana, fiktif atau tidak. Semua item yang tertuang dalam RAB diperiksa,” ujarnya.

Sejauh ini pihaknya belum menerima hasil audit. Dalam waktu dekat ini dia memperkirakan sudah menerima hasil audit. Pihaknya masih menunggu undangan BPK. ”Nanti kita dipanggil untuk memberikan klarifikasi. Dari situ kita tahu apa saja temuannya,” tandasnya. (bib/r8)

Editor : Prihadi Zoldic
#audit #Sarana Prasarana #DPRD #KLU #bpk