Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Pemda KLU Luncur Kampanye Desa Wisata, Bentuk Komitmen Pemerintah Bangun Pariwisata

nur cahaya • Senin, 19 Mei 2025 | 15:20 WIB

 

PROMOSI BERSAMA: Bupati Najmul melantik anggota BPPD sekaligus meluncurkan kampanye desa wisata, Minggu (18/5).
PROMOSI BERSAMA: Bupati Najmul melantik anggota BPPD sekaligus meluncurkan kampanye desa wisata, Minggu (18/5).
LombokPost  - Pemerintah Kabupaten Lombok Utara resmi meluncurkan Kampanye Desa Wisata di Pantai Sira, Desa Sigar Penjalin, Minggu (18/5).

Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam memperkuat posisi Lombok Utara sebagai destinasi pariwisata unggulan berbasis desa wisata.

Bupati KLU Najmul Akhyar menyampaikan peluncuran Kampanye Desa Wisata sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam membangun pariwisata sebagai salah satu pilar utama kemajuan daerah.

Baca Juga: Inilah 4 Desa Wisata di Lombok yang Wajib Dikunjungi Saat Berlibur ke NTB, Tawarkan Pengalaman Tak Terlupakan

Ini sekaligus menandai, bahwa semua pihak harus mengkampanyekan wisata yang ada di KLU.

Untuk kepentingan itu, dia memerintahkan semua instansi pemerintah daerah, desa, dan pelaku usaha wisata untuk memasang slogan

“Welcome Sweet Seventeen KLU” sebagai tanda KLU telah memasuki usia ke-17 tahun. ”Peluncuran kampanye ini juga menjadi bagian dari rangkaian perayaan menuju ulang tahun yang ke-17,” ujar Najmul.

Baca Juga: Top 5 Desa Wisata di Lombok yang Wajib Dikunjungi Selain Wisata Alamnya, Siap Tawarkan Pengalaman tak Terlupakan Pengunjung

Najmul optimistis terhadap masa depan desa wisata di Lombok Utara.

Ia bermaksud mencapai salah satu desa wisata yang pernah masuk peringkat enam besar terbaik tingkat nasional.

”Kami yakin seluruh desa di KLU punya potensi unik. Dari pegunungan hingga pesisir, keindahan alamnya luar biasa,” ujarnya.

Baca Juga: Lima Daya Tarik Utama Surga Pariwisata di Desa Wisata Tetebatu Lombok Timur

Optimisme serupa disampaikan Kepala Dinas Pariwisata Lombok Utara Denda Dewi Tresni Budi Astuti.

Dia menyebut, kampanye ini sebagai upaya meningkatkan partisipasi masyarakat desa dalam mengembangkan potensi wisata secara mandiri.

”Kami membuka ruang bagi desa-desa yang ingin mendaftar sebagai desa wisata. Kewenangan tetap pada kepala desa, tapi kami siap mendampingi,” kata Denda Dewi.

Sudah ada 17 desa yang bergabung dalam program ini.

Saat ini sudah ada 75 Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dari berbagai desa yang direkomendasikan sebagai Pokdarwis.

Baca Juga: Desa Wisata Hijau Bilebante Kenalkan Budaya Khas ke Delegasi Indonesia Gastrodiplomacy Series 2025

sebagian besar anggotanya berasal dari kalangan muda. Hal ini menandakan tingginya antusiasme generasi muda terhadap pengembangan wisata lokal.

Peluncuran kampanye desa wisata bersamaan dengan pelantikan anggota Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) kemarin. Denda Dewi berharap, BPPD berperan penting dalam memperkuat strategi promosi destinasi.

Salah satu tantangan saat ini adalah dominasi wisatawan yang selama ini hanya berkunjung ke kawasan tiga gili. Dinas Pariwisata saat ini tengah berupaya mendorong perubahan minat wisata daratan yang lebih inklusif bagi masyarakat lokal.

Photo
Photo

"Rata-rata kunjungan ke gili mencapai 3.000 orang per hari. Tapi ini belum diimbangi dengan kunjungan ke darat. Kami ingin wisatawan juga menjelajah desa-desa wisata yang punya potensi besar," tutupnya. (bib/r8)

Editor : Kimda Farida
#potensi #mandiri #KLU #Desa Wisata #Pariwisata