LombokPost - Organisasi perempuan yang terhimpun dalam gabungan organisasi wanita (GOW) Lombok Utara diharapkan terus memperkuat perannya.
Sehingga ke depan, mereka memberikan kontribusi nyata dalam setiap lini pembangunan.
Hal ini disampaikan Bupati KLU Najmul Akhyar.
Dia mengatakan, pemerintah sangat berharap kepada para srikandi ini semakin aktif dan progresif.
”Khususnya dalam percepatan penanganan stunting, GOW kita harapkan berpartisipasi,” ujarnya.
Menurut Najmul, stunting masih menjadi tantangan krusial.
Penanganan kondisi gagal tumbuh pada bayi ini masih menjadi tantangan besar.
”Maka saya berharap GOW mampu membangun sinergi kuat bersama pemerintah daerah,” katanya.
Prevalensi stunting di Gumi Tioq Tata Tunaq tertinggi di NTB.
Artinya, butuh kebersamaan dari semua elemen dan stakeholder.
Baca Juga: Survei Status Gizi Indonesia Temukan Kasus Stunting di Lotim Melonjak
Tetapi kabar baiknya, Lombok Utara juga dikenal sebagai daerah dengan penurunan angka stunting tercepat.
”Kita memang masih mencatat angka stunting tertinggi di NTB, tetapi ada ruang optimisme karena penurunan stunting di Lombok Utara adalah yang tertinggi,” tuturnya.
”Untuk itu, kami sangat berharap sentuhan hati dan keterlibatan aktif para ibu-ibu GOW dalam mendukung percepatan program penanganan stunting,” imbuhnya.
Najmul telah mengukuhkan 27 pengurus GOW masa bakti 2025–2030.
Dengan pengukuhan ini, diharapkan GOW bisa segera bekerja dan merealisasikan berbagai program yang telah direncanakan.
GOW yang merupakan mitra terdekat pemerintah diharapkan juga bisa menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
”Sehingga pentingnya peran strategis GOW sebagai mitra pemerintah dalam menjalankan program-program sosial dan pembangunan, khususnya yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat,” pungkasnya. (bib/r8)
Editor : Kimda Farida