Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Lombok Utara Kini Punya Pusat Observasi Bulan untuk Pantau Hilal

Habibul Adnan • Kamis, 14 Agustus 2025 | 09:20 WIB
PANTAU HILAL: Lokasi pembangunan gedung POB di Desa Teniga, Kecamatan Tanjung. Tempat ini berada di ketinggian 300 mdpl
PANTAU HILAL: Lokasi pembangunan gedung POB di Desa Teniga, Kecamatan Tanjung. Tempat ini berada di ketinggian 300 mdpl

LombokPost - Kabupaten Lombok Utara dipilih sebagai lokasi pembangunan gedung pusat observasi bulan (POB).

Tempat pembangunannya di Dusun Onggong, Desa Teniga, Kecamatan Tanjung.

Peletakan batu pertama gedung POB dilaksanakan, Rabu (13/8) dengan dihadiri Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) NTB Zamroni Aziz bersama jajarannya.

Sementara dari Pemda KLU diwakili Wabup Kusmalahadi Syamsuri.

POB berdiri di ketinggian sekitar 300 mdpl. Untuk menambah ketinggian, nanti akan dibangun menara setinggi 30 meter.

Anggaran pembangunannya berasal dari Kementerian Agama RI.

”Dengan ketinggian tersebut, Insya Allah pengamatan bukan akan lebih maksimal, baik untuk melihat awal bulan, seperti penentuan awal Syawal maupun Ramadan,” kata Zamroni Aziz.

Menurut Zamroni, jika melihat ketinggiannya, POB ini dinilai sangat memadai sehingga memungkinkan untuk bisa melihat hilal. Selama ini NTB tidak pernah bisa melihat bulan karena tempat pengamatan tidak berada di ketinggian yang tidak sesuai standar.

”Selama ini di NTB pengamatan hilal biasanya dilakukan di pantai, seperti di Pantai Loang Baloq, dan seringkali hilal tidak terlihat,” ujarnya.

Zamroni menjelaskan pemilihan lokasi didasarkan pada beberapa pertimbangan. Di antaranya karena KLU memiliki potensi besar secara geografisnya. Dia berharap, pembangunannya berjalan lancar tanpa ada kendala.

”Jika hilal terlihat, pengamatan ini akan disiarkan secara langsung sehingga masyarakat Indonesia bisa turut menyaksikan keindahan alam Lombok Utara,” tutupnya.

Wabup KLU Kusmalahadi Syamsuri bersyukur Lombok Utara dipilih sebagai tempat pembangunan POB.

Dia menegaskan, Pemda KLU mendukung penuh pembangunan tempat ini. Termasuk juga untuk pengembangan destinasi wisata.

”Gedung ini ternyata digunakan tiga provinsi, yaitu NTB, NTT, dan Bali. Kita sebagai masyarakat Lombok Utara patut bersyukur daerah kita dipilih sebagai pusat observasi,” katanya.

Hal senada disampaikan Kepala Desa Teniga Muhamad Yusup. Dia menerangkan, kawasan itu memang akan dikembangkan sebagai tempat wisata. ”Karena pemandangannya cukup bagus,” ujarnya.

 Baca Juga: Delapan Personel Polres Lombok Utara Berprestasi Diganjar Penghargaan

Misalnya pemandangan tiga gili yang terlihat jelas dari atas perbukitan. Untuk mendukung pengembangan destinasi wisata, di atas lokasi POB telah dibuatkan taman. ”Cocok sebagai tempat wisata,” cetusnya.

Anggota DPRD NTB yang hadir dalam peletakan batu pertama POB Sudirsah Sujanto mengatakan keberadaannya sekaligus akan memperkenalkan potensi wisata Lombok Utara. Khusunya wisata desa. ”Ini menjadi sesuatu yang positif bagi Kabupaten Lombok Utara,” ujarnya. (bib/r8)

Editor : Jelo Sangaji
#untuk lihat hilal #pusat observasi bula #Desa Teniga #Lombok Utara