Bahkan, pemerintah berkomitmen menjadi tuan rumah yang baik.
Even ini akan digelar pada pertengahan November mendatang.
Meski masih cukup lama, pemerintah daerah telah melakukan persiapan secara matang.
Komitmen itu tidak hanya sukses menjadi tuan rumah, tetapi juga sukses berprestasi sebagai peserta.
Bupati Lombok Utara Najmul Akhyar mengaku untuk mensukseskan event ini, nantinya seluruh kepala OPD dan panitia akan berperan aktif.
Mereka akan bekerja sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing.
Dia menambahkan, ini bukan pertama kalinya KLU menjadi tuan rumah. Beberapa kegiatan besar sebelumnya sudah terlaksana dengan baik. KLU harus memberikan kesan terbaik.
”Sesuatu yang berat akan terasa ringan jika dikerjakan bersama-sama,” tambahnya.
Ketua Harian DPW LASQI NTB Lale Prayatni optimis Pemda KLU telah mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik.
Dia berharap, festival ini dapat melibatkan pelaku UMKM sehingga akan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat,.
Ia menyebutkan, dari total 10 kabupaten/kota di NTB, sudah ada tujuh daerah yang telah mendaftar. Yakni KLU, Mataram, Lombok Tengah, Lombok Timur, Bima, Kota Bima, dan Dompu.
Sementara Lombok Barat, Sumbawa, dan Sumbawa Barat, masih belum memberikan konfirmasi keikutsertaan.
Beberapa waktu lalu Pemda KLU menggelar rapat koordinasi persiapan.
Kepala Biro Kesra Provinsi NTB Sahnan yang hadir dalam rapat itu menyampaikan apresiasi atas kesiapan dan kesanggupan Lombok Utara menjadi tuan rumah.
”Terkait sistem lomba, transportasi, penginapan, dan hal-hal teknis lainnya, kami harapkan dapat dikoordinasikan dengan baik oleh tuan rumah agar kegiatan ini berjalan lancar dan sukses,” pesannya.
Editor : Siti Aeny Maryam