Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Pemda Lombok Utara Perjuangkan Pembangunan Mini Hospital di Gili Trawangan

Habibul Adnan • Selasa, 16 Desember 2025 | 23:23 WIB
Lalu Bahrudin
Lalu Bahrudin

LombokPost — Pemerintah Kabupaten Lombok Utara (KLU) terus memperjuangkan peningkatan layanan kesehatan di kawasan wisata.

Salah satunya melalui rencana pembangunan Mini Hospital di Gili Trawangan yang diproyeksikan menelan anggaran sekitar Rp 2 miliar.

Kepala Dinas Kesehatan KLU Lalu Bahrudin mengatakan, keberadaan Mini Hospital sangat dibutuhkan masyarakat dan pelaku wisata di kawasan tiga gili.

Meski saat ini sudah terdapat sejumlah klinik kesehatan, masyarakat berharap pemerintah daerah hadir menyediakan fasilitas kesehatan yang lebih terjangkau.

“Di Gili memang sudah ada beberapa klinik, tetapi harapan masyarakat adalah adanya fasilitas kesehatan milik pemerintah. Karena kalau pemerintah hadir, tentu pelayanan bisa lebih mudah dan biayanya lebih murah,” ujar Lalu Bahrudin.

Ia menjelaskan, Pemda KLU sebenarnya telah mengusulkan pembangunan Mini Hospital tersebut ke pemerintah pusat.

Namun, sejauh ini belum ada kepastian adanya sopurt anggaran. "Kendalanya di anggaran," tambahnya.

Meski demikian, Dinas Kesehatan KLU tidak patah arang. Pihaknya tetap berharap adanya dukungan anggaran dari pemerintah pusat agar pembangunan Mini Hospital dapat direalisasikan.

Bahkan, terang Bahrudin, pihaknya mengupayakan mini hospital di Gili Trawangan bisa dibangun pada tahun 2026.

Lalu Bahrudin menambahkan, pengusulan Mini Hospital tersebut dilakukan dalam satu paket dengan pengadaan ambulans laut.

Ambulans laut dinilai sangat penting untuk menunjang sistem rujukan pasien dari kawasan gili ke fasilitas kesehatan rujukan di daratan Lombok.

Menurutnya, keberadaan Mini Hospital dan ambulans laut akan memperkuat layanan kesehatan bagi masyarakat lokal.

Termasuk juga wisatawan, serta pekerja pariwisata di kawasan tiga gili (Gili Trawangan, Gili Meno, dan Gili Air).

Bahrudin menambahkan, pemerintah daerah sangat berharap bisa hadir memberikan pelayanan kesehatan yang memadai di kawasan wisata tiga gili.

Jika sudah ada faskes pemerintah, masyarakat akan lebih dimudahkan, serta biaya pelayanan lebih terjangkau.

Dia menyampaikan, pembangunan Mini Hospital di Gili Trawangan tidak hanya untuk menjamin akses layanan kesehatan yang layak di kawasan tersebut.

Tetapi juga merupakan langkah strategis mendukung pariwisata berkelanjutan.

Editor : Marthadi
#Pemda Lombok Utara #mini hospital #mini hospital Gili Trawangan #tiga gili lombok #Pemda KLU