Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

HUT Desa Gondang: Sejahterakan Desa dengan Menjaga Warisan Leluhur

Habibul Adnan • Selasa, 3 Februari 2026 | 22:03 WIB
Jajaran pemerintah desa beserta para tokoh Desa Gonang berziarah ke TPU Empas, Dusun Gondang Timur.
Jajaran pemerintah desa beserta para tokoh Desa Gonang berziarah ke TPU Empas, Dusun Gondang Timur.

LombokPost - Desa Gondang, Kecamatan Gangga, Lombok Utara, kini telah memasuki usia 126 tahun. Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) desa tahun ini mengusung tema “Menjaga Warisan Leluhur Menuju Desa Sejahtera”.

Tema tersebut dipilih sebagai penegasan komitmen pemerintah desa dan masyarakat dalam merawat nilai-nilai sejarah sebagai pijakan pembangunan masa depan.

Kepala Desa Gondang Supriadi mengatakan, kemajuan desa tidak boleh tercerabut dari akar sejarah.

Menurutnya, menjaga warisan leluhur bukan sekadar mengenang masa lalu.

Lebih dari itu, menjadi upaya memperkuat jati diri dan arah pembangunan desa agar tetap berlandaskan nilai budaya dan spiritual.

Sebagai implementasi tema tersebut, rangkaian HUT Desa Gondang diawali dengan kegiatan adat Mentabeq.

Yakni ritual ziarah makam leluhur di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Empas, Dusun Gondang Timur.

Ritual ini bermakna “memohon izin” sebagai bentuk penghormatan dan doa restu kepada para pendahulu sebelum memulai rangkaian perayaan.

Tradisi sakral ini untuk menghormati leluhur yang telah meletakkan fondasi peradaban desa.

Supriadi mengatakan, Mentabeq ini tidak hanya menziarahi jasad para leluhur.

Tetapi juga menziarahi semangat juang mereka agar menjadi kompas moral dan spiritual dalam memajukan Desa Gondang.

TPU Empas dipilih karena merupakan situs pemakaman tertua yang menyimpan jejak sejarah penting.

Di situ ada makam tokoh penyiar Islam Titik Kemendur serta kepala desa pertama yang dikenal sebagai Pemusungan Amaq Langgia.

Supriadi mengaku, kawasan Kubur Empas dahulu merupakan pemukiman penduduk bernama Telok Borok.

Di wilayah ini pula pernah berdiri masjid tua peninggalan peradaban Islam Wetu Telu.

Seiring perjalanan waktu, pusat aktivitas masyarakat berpindah ke Dusun Karang Bedil dan Karang Anyar.

Di tempat ini kemudian didirikan Masjid Adat Al Muawwanah serta Kantor Desa Gondang.

Juru kunci TPU Empas Amiq Nasir menyampaikan, Titik Kemendur merupakan tokoh penyebar ajaran Islam di Desa Gondang.

Dia dikenal menyebarkan Islam dengan pendekatan budaya, dengan tetap mempertahankan kearifan lokal yang diisi dengan nilai-nilai tauhid.

Editor : Marthadi
#desa gondang Lombok Utara #Bupati Lombok Utara #Pemda Lombok Utara #desa Gondang jaga warisan leluhur #Pemda KLU