LombokPost - Setelah sempat berhenti beroperasi sejak 15 April lalu, SPBU Pemenang akhirnya kembali melayani masyarakat. Itu setelah SPBU yang ada di Desa Pemenang Timur, Kecamatan Pemenang mulai dibuka kemarin (23/4).
Namun, dari tiga SPBU yang sebelumnya ditutup, baru SPBU Pemenang yang dibuka. Untuk SPBU Tanjung dan Kayangan hingga kini masih belum beroperasi.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, pengelolaan SPBU Pemenang berada langsung di bawah kendali Pertamina. Salah seorang petugas menyebutkan, pembukaan baru dilakukan untuk SPBU Pemenang, sedangkan dua SPBU lainnya masih menunggu instruksi lebih lanjut.
”Baru SPBU Pemenang yang dioperasikan. Untuk SPBU Tanjung dan Kayangan kami belum ada perintah,” ujarnya.
Baca Juga: Sapi Asal Lombok Utara Masuk Radar Kurban Presiden Prabowo
Terpisah, Sekretaris Daerah (Sekda) Lombok Utara Sahabudin mengatakan, pemda memang telah berkoordinasi dengan Pertamina terkait kondisi tersebut. Bahkan, pemda telah melayangkan surat resmi guna meminta solusi pasca eksekusi lahan tiga SPBU oleh Pengadilan Negeri Mataram pada 15 April lalu.
Dalam surat tersebut Pemda KLU meminta agar tiga SPBU tersebut segera dioperasikan. Salah satu usulan dalam pengoperasiannya agar untuk sementara langsung dikelola Pertamina.
Menurutnya, Pertamina memiliki kewenangan penuh dalam pengelolaan SPBU tersebut. Pertamina langsung menindaklanjuti dengan melakukan mitigasi di tiga SPBU. ”Dari mitigasi ini Pertamina mengambil keputusan, apakah mereka akan kelola tiga SPBU ini atau tidak,” jelasnya.
Baca Juga: Ratusan Jamaah Calon Haji KLU Berangkat Mei Mendatang
Saat ini, pemda masih menunggu kepastian apakah seluruh SPBU akan dioperasikan kembali dengan pengelolaan langsung oleh Pertamina. Dia berharap segera ada kepastian dan jawaban dari surat Pemda itu.
”Karena dampaknya sudah dirasakan masyarakat, terutama nelayan yang mulai mengeluhkan sulitnya mendapatkan BBM,” ujarnya.
Sementara itu, Siska, salah seorang pedagang BBM eceran, mengaku sangat terdampak dengan penutupan tiga SPBU. Ia bahkan sempat kehabisan stok dalam dua hari terakhir karena kesulitan mendapatkan pasokan.
Karena itu, dia bersyukur ketika sudah ada SPBU yang dibuka. ”Alhamdulillah sekarang sudah ada yang buka, jadi kami bisa berharap pasokan kembali normal,” katanya.
Editor : Pujo Nugroho