Pasar Ikan Segara Katon Diharapkan jadi Solusi Distribusi Baru Nelayan

Habibul Adnan • Dipublikasikan Senin, 26 Oktober 2026 | 10:32 WIB
BARU DIRESMIKAN: Disinilah lokasi pasar ikan di Desa Segara Katon. Pasar ikan ini terdiri dari 20 lapak.
BARU DIRESMIKAN: Disinilah lokasi pasar ikan di Desa Segara Katon. Pasar ikan ini terdiri dari 20 lapak.

LombokPost – Nelayan Desa Segara Katon, Kecamatan Gangga, Kabupaten Lombok Utara (KLU), kini memiliki fasilitas pemasaran ikan sendiri.

Pasar ikan dengan 20 lapak yang dibangun melalui dukungan lembaga nonpemerintah (NGO) itu diharapkan mampu memperluas pemasaran hasil tangkapan sekaligus meningkatkan ekonomi masyarakat pesisir.

Pasar ikan yang berdiri di atas lahan milik Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Segara Katon tersebut resmi dibuka, Minggu (25/10).

Fasilitas ini direncanakan beroperasi setiap hari dan menjadi pusat perdagangan ikan, termasuk menampung pasokan dari sejumlah wilayah lain, seperti Bayan.

Peresmian pasar ikan perdana itu dihadiri Wakil Bupati KLU Kusmalahadi Syamsuri, unsur Forkopimda, dan Kapolsek Gangga.

Hadir juga tiga perwakilan lembaga IHHNL dari Turki dan Belanda, yakni Mahmut Basatemur, Mahmut Sorgucu, dan Orhan Gunes.

Wakil Bupati KLU Kusmalahadi Syamsuri mengatakan, pembangunan pasar ikan tersebut berangkat dari kebutuhan nelayan terhadap fasilitas pemasaran yang lebih dekat.

Selama ini, sebagian nelayan harus membawa hasil tangkapannya hingga ke Mataram untuk dijual.

Baca Juga: Dua Kelurahan Baru di Lombok Utara Bukan Hasil Peningkatan Status Desa

“Tujuannya untuk meningkatkan ekonomi, kaitannya dengan UMKM, termasuk nelayan-nelayan kami. Sebelumnya, mereka menjual ikan ke Mataram,” ungkap Ramadhan.

Menurutnya, keberadaan pasar ikan ini akan mempermudah transaksi dan memperpendek jalur pemasaran. Selain itu, pasar tersebut diharapkan membuka peluang usaha baru bagi masyarakat sekaligus menjadi titik distribusi ikan dari berbagai wilayah.

Kepala Desa Segara Katon Ramadhan menjelaskan, pembangunan pasar sepenuhnya didukung lembaga NGO yang terlibat. Setelah proses serah terima, pengelolaan fasilitas tersebut akan diserahkan kepada BUMDes Segara Katon.

“Lahan ini milik BUMDes dan nanti secara langsung akan dikelola oleh BUMDes itu sendiri,” jelasnya.

Baca Juga: Saber ATS KLU Sasar Anak Putus Sekolah hingga Tak Pernah Sekolah

Meski demikian, Ramadhan menilai pengembangan sektor perikanan di Segara Katon tidak cukup hanya dengan menghadirkan pasar. Dukungan fasilitas penunjang, terutama tempat penyimpanan ikan berpendingin atau cold storage, juga dibutuhkan untuk menjaga kualitas hasil tangkapan.

Menurutnya, Segara Katon memiliki potensi perikanan yang besar dengan jumlah nelayan yang dinilai cukup banyak.

Karena itu, keberadaan cold storage menjadi kebutuhan penting, terutama ketika hasil tangkapan melimpah dan ikan tidak seluruhnya terserap pasar pada hari yang sama.

“Kami berharap pemerintah daerah bisa lebih melihat potensi-potensi yang ada di Desa Segara Katon. Masih banyak kekurangan, salah satunya tempat penampungan ikan seperti cold storage. Mudah-mudahan ini bisa menjadi perhatian pemerintah daerah,” harapnya.

Baca Juga: DPRD KLU Minta Pemda Tegas Tertibkan Sepeda Listrik di Gili

Selain fasilitas penyimpanan ikan, pemerintah desa berharap pengembangan kawasan pasar dapat dilanjutkan dengan memanfaatkan lahan BUMDes yang masih tersedia.

Area tersebut berpeluang dikembangkan untuk usaha kuliner dan UMKM lainnya sehingga aktivitas ekonomi tidak hanya bertumpu pada jual beli ikan.

Sementara itu, perwakilan IHHNL Mahmut Basatemur mengatakan, dukungan pembangunan pasar ikan tersebut merupakan bagian dari upaya membantu masyarakat mengembangkan potensi ekonomi lokal.

Ia berharap fasilitas yang telah dibangun dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, pemerintah desa, hingga daerah. Mahmut juga mengapresiasi semangat masyarakat Indonesia dalam membangun dan mengembangkan potensi yang dimiliki.

“Semoga proyek pasar ikan yang diinisiasi HI&L bersama Asri Meniti ini dapat membantu masyarakat sebagai penerima manfaat, membantu desa, dan membantu daerah,” ujarnya.

Mahmut turut mengingatkan masyarakat agar menjaga kebersihan dan merawat fasilitas pasar. Sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Editor : Kimda Farida
pasar ikan segara katon wabup kusmalahadi resmikan pasar ikan Nelayan KLU Wabup KLU