Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Empat Drone Karya BRIN Sukses Uji Terbang di Bogor, Performa Stabil dan Sistem Andal

Rury Anjas Andita • Kamis, 25 Desember 2025 | 11:01 WIB
Empat drone buatan BRIN sukses uji terbang di Bogor. Performa stabil, sistem andal, dorong kemandirian teknologi penerbangan nasional.
Empat drone buatan BRIN sukses uji terbang di Bogor. Performa stabil, sistem andal, dorong kemandirian teknologi penerbangan nasional.

LombokPost - Empat pesawat tanpa awak buatan peneliti BRIN sukses menjalani uji terbang di Lanud Rumpin, Kabupaten Bogor. Uji terbang drone BRIN ini menjadi bukti nyata kemajuan teknologi penerbangan nasional sekaligus menegaskan kesiapan Indonesia mengembangkan pesawat tanpa awak untuk kebutuhan strategis, mulai dari pemetaan hingga pengawasan wilayah.

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melalui Pusat Riset Teknologi Penerbangan menggelar uji terbang pesawat tanpa awak selama tiga hari, Rabu hingga Jumat (17–19/12). Pengujian difokuskan untuk menilai performa terbang, keandalan sistem, serta kestabilan masing-masing wahana.

LSU 02 VTOL Tunjukkan Performa Lepas Landas Vertikal

Salah satu drone BRIN yang diuji adalah LSU 02 VTOL, pesawat tanpa awak yang mampu lepas landas dan mendarat secara vertikal tanpa memerlukan landasan panjang. Pada pengujian ini, LSU 02 VTOL terbang di ketinggian sekitar 300 kaki dengan kecepatan 53 knot selama kurang lebih delapan menit.

“Hasil uji terbang menunjukkan bahwa performa terbang dan sistem VTOL pesawat berfungsi sesuai harapan. Pesawat ini dirancang untuk mendukung misi pengawasan wilayah dan pemetaan area,” ungkap Peneliti Ahli Muda Pusat Riset Teknologi Penerbangan BRIN, Danartomo Kusumoaji.

Alap-Alap dan Kresna Uji Autopilot dan Telemetri

Pesawat tanpa awak Alap-Alap menjalani uji terbang untuk optimalisasi sistem autopilot. Drone ini terbang pada ketinggian 800 kaki dengan kecepatan 50 knot selama 30 menit. Hasil pengujian menunjukkan sistem autopilot berfungsi dengan baik dan stabil.

Sementara itu, pesawat Kresna difokuskan untuk menguji sistem telemetri, yakni pengiriman data penerbangan secara real time ke stasiun kendali darat. Dalam uji terbang, Kresna terbang selama 10 menit di ketinggian 300 kaki dengan kecepatan sekitar 50 knot.

Skywalker Uji Aerodinamika Pesawat

BRIN juga melakukan uji terbang pesawat Skywalker untuk mengidentifikasi karakteristik aerodinamika, termasuk kestabilan dan respons pesawat saat terbang.

Data yang diperoleh dari uji ini akan menjadi dasar penting untuk penyempurnaan desain dan peningkatan performa pesawat tanpa awak ke depan.

 

Riset Drone BRIN dari Desain hingga FCC

Danartomo menjelaskan bahwa LSU 02 VTOL dan Alap-Alap sepenuhnya dikembangkan oleh periset BRIN, mulai dari desain pesawat hingga teknologi Flight Control Computer (FCC).

“Lebih lanjut, Danartomo menjelaskan bahwa pesawat tanpa awak LSU-02 VTOL dan Alap-alap merupakan murni semuanya dikembangkan oleh para periset BRIN dari design dan juga teknologi Flight Control Computer (FCC).”

Sementara itu, untuk Skywalker dan Kresna, BRIN menggunakan desain pesawat yang sudah ada guna mendukung kebutuhan riset tertentu.

“Nah jadi ceritanya memang untuk yang Krishna itu memang kita mencontoh dari pesawat Cessna ya, yang sebenarnya desainnya juga sudah ada. Memang pesawatnya bukan didesain sendiri oleh teman-teman PRTP. Karena memang untuk menguji FCC, jadi harus dengan pesawat yang memang sudah benar-benar bagus. Sedangkan untuk Skywalker ini kan kita mau melihat identifikasi parameter aerodinamikanya. Nah itu juga memakai pesawat yang sudah ada,” terangnya.

Perkuat Kemandirian Teknologi Penerbangan Nasional

Menurut Danartomo, uji terbang drone BRIN ini merupakan tahapan krusial dalam pengembangan pesawat tanpa awak nasional. Hasil pengujian akan memperkuat penguasaan teknologi drone dalam negeri untuk berbagai kebutuhan strategis.

“Melalui uji terbang ini, kami dapat mengevaluasi performa pesawat sekaligus memastikan seluruh sistem bekerja secara aman dan stabil,” pungkasnya.

Dengan keberhasilan uji terbang empat pesawat tanpa awak, BRIN menegaskan komitmennya dalam mendorong kemandirian teknologi penerbangan nasional dan memperluas pemanfaatan drone karya anak bangsa.

Editor : Rury Anjas Andita
#BRIN #bogor #uji terbang #Drone